Lestari Moerdijat: Saatnya Bergerak Bersama Ciptakan Ruang Digital Aman bagi Anak
Minggu, 05 Apr 2026, 13:43 WIBJAKARTA â Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) resmi diterapkan mulai Sabtu (28/3) lalu. Pemerintah menyatakan tidak akan memberi toleransi bagi platform digital yang mengabaikan perlindungan anak.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyerukan kepada seluruh pihak untuk bergerak bersama menciptakan ruang digital yang aman bagi generasi penerus bangsa.
âPerlindungan anak di ruang digital bukan sekadar kebijakan. Ini keharusan. Negara hadir, semua pihak juga harus ikut bertanggung jawab,â tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.
Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) mencatat, 9 dari 10 anak usia 5 tahun ke atas di Indonesia sudah aktif berinternet. Angka itu terus melonjak dan berdampak langsung pada tumbuh kembang mereka.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital (Ditjen Wasdigi) mencatat lonjakan kasus pornografi anak dari 986.648 kasus (2020) menjadi 1.450.403 kasus (2024), meningkat hampir 48% dalam empat tahun.
Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu berpendapat bahwa menyikapi kondisi saat ini, regulasi saja belum cukup.
âLiterasi digital harus menjadi kebutuhan utama keluarga. Orang tua wajib mendampingi anak. Sekolah dan masyarakat harus bergerak bersama. Jika tidak, ruang digital akan terus menjadi ancaman nyata bagi masa depan bangsa,â ujar Rerie.
Menurut Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, perlindungan anak di ruang digital adalah bentuk upaya bersama dalam menjaga masa depan Indonesia.
âTidak ada ruang untuk abai dalam menghadapi tantangan ini. Tegas, konsisten, dan bertanggung jawab adalah sebuah keharusan untuk mewujudkan ruang digital yang aman, demi lahirnya generasi penerus yang berdaya saing di masa depan,â pungkasnya.
- Ruang Digital
- Lestari Moerdijat
- Aman bagi Anak
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Tingkat Kriminal Sangat Parah, Warga Merasa Tidak Aman Tinggal di Jakarta Barat
-
Pakar Neurologi Ingatkan Bahaya AI Berlebihan Bisa Melemahkan Daya Pikir Manusia
-
Guru Besar IPB Ungkap Tiga Strategi Perkuat KPH untuk Cegah Deforestasi dan Pembalakan Liar
-
Tol Adalah Jalan Berbayar, Pemberlakuan Ganjil Genap di Gerbang Dipertanyakan
-
Demi Amal, Rolex akan Melelang 4 Jam Tangan Cosmograph Daytona Bertatahkan Permata yang Unik
-
Iran Bebaskan Biaya Melintas di Selat Hormuz Selama 60 Hari
-
Peneliti Ungkap Perubahan Iklim Timbulkan Tekanan Ekonomi ke Kelompok Rentan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.