Harga Bensin Sentuh 458 Rupee, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum

Minggu, 05 Apr 2026, 23:38 WIB

ISTANBUL - Transportasi umum di ibu kota Pakistan akan digratiskan selama satu bulan di tengah kenaikan harga BBM akibat konflik di Timur Tengah.

"Semua transportasi umum di Islamabad akan digratiskan untuk masyarakat selama 30 hari ke depan, mulai besok," kata Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi di platform X, Jumat (3/4).

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Ia menambahkan kementeriannya akan menanggung biaya 350 juta rupee Pakistan (sekitar Rp21,3 miliar) untuk program tersebut.

Pakistan sebelumnya menaikkan harga BBM pada Kamis (2/4). Harga bensin per liter naik dari 321,17 rupee (sekitar Rp19.600) menjadi 458,4 rupee (sekitar Rp28.000), sedangkan harga solar naik dari 335,86 rupee (sekitar Rp20.500) menjadi 520,35 rupee (sekitar Rp31.700).

Perkembangan ini terjadi ketika pengiriman minyak dan gas melalui Selat Hormuz menurun drastis di tengah perang antara AS-Israel dan Iran. Sekitar 20 juta barel minyak melewati selat itu setiap hari.

Gangguan pasokan telah mendorong kenaikan harga minyak serta biaya pengiriman dan asuransi, yang memicu kekhawatiran ekonomi global.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Nepal menyatakan 21 pekerja migran Nepal di Timur Tengah terluka sejak perang dimulai.

Satu orang tewas akibat serangan drone Iran dan 11 lainnya ditangkap dengan tuduhan menyebarkan informasi yang salah, kata juru bicara kementerian.

Media publik Thai PBS melaporkan sisa jasad manusia ditemukan di kapal Thailand yang diserang di Selat Hormuz bulan lalu dalam pencarian kedua.

Kementerian Luar Negeri Thailand menyatakan sisa jasad tersebut akan dikirim untuk identifikasi forensik.

Kapal Mayuree Naree diserang saat berlayar di perairan dekat Oman pada 11 Maret. Tiga awak kapal masih hilang.

Menurut Anadolu, sedikitnya 26 orang dari negara-negara Asia tewas atau masih hilang sejak konflik dimulai.

Mereka termasuk sembilan dari India (satu hilang), empat dari Bangladesh, empat dari Pakistan, serta masing-masing satu dari China, Nepal, dan Filipina. Tiga orang dari Indonesia dan tiga dari Thailand masih hilang di perairan sekitar Timur Tengah.

Di Indonesia, pemerintah sebelumnya meminta aparatur sipil negara bekerja dari rumah di tengah krisis energi.

Di Malaysia, pegawai negeri yang tinggal lebih dari 8 kilometer dari kantor akan bekerja dari rumah tiga hari dalam sepekan mulai 15 April, menurut laporan Free Malaysia Today. Ant/Anadolu

  • pakistan

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Polri Raih Rekor MURI Tanam Bawang Putih Serentak di Lahan Terluas

Kebakaran di Jalan Pisangan Baru Tengah, Matraman, Jakarta Timur Anguskan Tiga Rumah

Pemprov Gorontalo Lakukan Efisiensi Belanja dan Prioritas Program Berdampak Langsung ke Masyarakat untuk Jaga Kemandirian Fiskal

Menkomdigi: 99,9 Persen BTS Terdampak Gempa NTT Sudah Pulih

Pemprov Jambi Bangun Kesadaran Masyarakat untuk Taat Bayar Pajak Kendaraan Lewat Undian Berhadiah

Jelang Maulid Nabi, Pemprov Babel Pastikan Stok Bawang dan Cabai Cukup

BMKG Ingatkan Masyarakat untuk Waspadai Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Kalsel

Trailer Terbaru 'Dune: Part Three' Ungkap Sisi Gelap Paul Atreides, Perang Besar dan Konspirasi Mematikan

Pemprov DKI Jakarta Ungkap Alasan Rekayasa Cuaca Belum Dapat Dilakukan

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 75,7 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Bromo Kembali Dibuka Tengah Malam Nanti, Wisatawan Bisa Berkunjung Lagi dengan Aman

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

Insidious 6 Ubah Aturan Besar, The Further Jadi Teror ke Dunia Nyata

Kementerian Pariwisata: Berikut Destinasi Wisata yang Masih Ditutup Pascagempa di NTT

Cuaca Kering dan Panas Sulitkan Pemadaman Karhutla di Kalsel

Berikut Daftar Destinasi Piknik yang Masih Ditutup Usai Gempa NTT

Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Barito Utara Bentuk Satgas Kesiapsiagaan Karhutla dan Pengawasan BBM

Daerah-daerah Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

Pintu Futures Lite Bidik Trader Pemula, Tawarkan Leverage hingga 25 Kali

Bappeda Memilih Bus Sekolah Khusus Buat Difabel Masuk Nominasi Penghargaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.