Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kisah Inspiratif, ASN Aceh Barat Ini Sukses Raup Cuan dari Budidaya Lobster Air Tawar

📅 Sabtu, 04 Apr 2026, 12:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kisah Inspiratif, ASN Aceh Barat Ini Sukses Raup Cuan dari Budidaya Lobster Air Tawar Doc: ANTARA
Ket. Sekretaris Camat Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, Said Wahyu memperlihatkan lobster air tawar yang ia budidaya sendiri di rumah nya di kawasan Desa Peunaga Paya, Kecamatan Meureubo, kabupaten setempat, Sabtu (4/4/2026).

MEULABOH - Said Wahyu, Sekretaris Camat Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat kini sukses melakukan budidaya lobster air tawar setelah ia menekuni dunia usaha rumahan sejak dua tahun belakangan ini.

“Budidaya lobster air tawar ini tidak menuntut prosedur yang rumit. Hanya tinggal cemplung saja ke air," kata Said Wahyu, Sabtu di Meulaboh.

ASN yang pernah bertugas di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Barat ini juga berbagi kisah inspiratif mengenai keberhasilannya dalam budidaya lobster air tawar.

Berbekal pengalaman di pemerintahan, ia kini fokus mengembangkan komoditas yang dinilai jauh lebih menguntungkan dan mudah dikelola dibandingkan budidaya air tawar lainnya seperti lele.

Menurutnya, selain perawatan yang sangat minim, budidaya tersebut juga tidak memerlukan biaya yang relatif sedikit untuk penyediaan pakan karena tidak harus dibeli. Melainkan pakan yang digunakan bisa dimanfaatkan dari bahan alami yang ada di sekitar rumah seperti daun ketapang kering.

Selain itu, pemilik bisa meninggalkan tambak selama beberapa hari, seperti misalnya saat bepergian ke luar kota, hanya dengan memberikan stok daun ketapang sebagai makanan alami.

Selama dua tahun menekuni usaha ini, Said Wahyu mengaku telah memanen ratusan kilogram lobster. Jika dibandingkan ikan lele yang rata-rata berharga Rp25.000 per kilogram, lobster air tawar bisa mencapai Rp100.000 hingga Rp150.000 per kilogram.

Tak hanya menjual daging konsumsi ukuran 20-25 ekor per kilogram, ia juga meraup keuntungan dari penjualan bibit atau indukan.

Harga satu set indukan yang terdiri dari 10 ekor (campuran jantan dan betina) dijual dengan kisaran harga Rp300.000 hingga Rp350.000 saja.

Meski skala produksinya masih terbatas, ia mengakui pemasaran tidak terkendala sama sekali. Berbekal jaringan grup WhatsApp yang tersebar di seluruh Indonesia, stok lobster dapat didistribusikan ke berbagai daerah seperti Provinsi Bali dan Kota Medan, Sumatera Utara baik dalam kondisi hidup maupun frozen (beku).

Said Wahyu berharap keberhasilan ini dapat memicu semangat masyarakat desa untuk ikut membudidayakan lobster air tawar guna meningkatkan taraf hidup.

Budidaya ini ia tekuni tidak hanya sekadar hobi dan menambah pendapatan ekonomi secara pribadi, akan tetapi ia termotivasi sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat, sebagai upaya menyukseskan program ketahanan pangan oleh pemerintah dan Pemkab Aceh Barat, agar masyarakat mendapatkan sumber ekonomi lain melalui hobi dan bisnis sampingan tanpa memerlukan modal yang besar.

"Tidak ada persaingan yang saling menjatuhkan di sini, karena permintaan pasar masih sangat besar sementara barangnya seringkali tidak mencukupi," kata Said Wahyu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.