Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kekeringan Ekstrem Sebentar Lagi, Kementan–PU Perkuat Pengelolaan Air untuk Tingkatkan Indeks Pertanaman

📅 Sabtu, 04 Apr 2026, 12:13 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kekeringan Ekstrem Sebentar Lagi, Kementan–PU Perkuat Pengelolaan Air untuk Tingkatkan Indeks Pertanaman Doc: Antara
Ket. Kekeringan ekstrem (El Nino) berpotensi mengganggu pasokan air ke persawahan

JAKARTA- Pemerintah terus memperkuat pengelolaan sumber daya air sebagai langkah strategis dalam meningkatkan indeks pertanaman (IP) dan produktivitas pertanian nasional.

Melalui sinergi Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), percepatan pembangunan dan optimalisasi sistem irigasi dilakukan untuk mendukung peningkatan frekuensi tanam di berbagai wilayah.

Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian, Sam Herodian, menyampaikan optimisme terhadap kinerja pertanian tahun 2026. Menurutnya, koordinasi lintas wilayah yang semakin solid, khususnya Jawa, menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas produksi pangan nasional.

“Kami optimistis tahun ini akan lebih baik. Kerja sama yang terbangun saat ini sudah mengarah pada model percontohan terintegrasi, mulai dari penyipan air hngga benih. Ini harus terus dilanjutkan dan diperluas ke seluruh Indonesia,” ujar Sam di Jakarta, Rabu, (1/4).

Ia menekankan pentingnya pengelolaan air yang tepat dalam budidaya padi. Menurutnya, padi bukan tanaman air yang membutuhkan air berlimpah, melainkan cukup air dengan pengaturan yang optimal agar menghasilkan produktivitas yang lebih baik.

“Jika pengelolaan air dan pola tanam bisa disinkronkan, termasuk percepatan tanam pascapanen, maka siklus produksi akan lebih efisien dan hasilnya optimal,” tambah Sam.

PJ Swasembada Jawa Tengah , Andi Nur Alam Syah, Dirjen PSP Kementan menekankan bahwa seluruh jajaran tidak boleh kehilangan semangat dalam menghadapi tantangan sektor pertanian ke depan, khususnya memasuki periode krusial April hingga Mei.

“Tidak boleh menurunkan semangat kita dalam mempertahankan swasembada yang berkelanjutan. Bulan April dan Mei ini sesuai arahan Menteri Pertanian harus kita jaga bersama. Mudah-mudahan semua bisa berjalan lancar,” ujar Alam.

Ia menegaskan bahwa penguatan program prioritas terus dilakukan untuk memastikan kelancaran produksi pertanian. Fokus utama diarahkan pada penyelesaian infrastruktur pertanian yaitu irigasi, ketersediaan pupuk, serta distribusi alat dan mesin pertanian (alsintan).

Percepatan Irigasi

Sementara itu, Direktur Konservasi dan Pengembangan Sumber Air Pertanian, Asmarhansyah, mengingatkan bahwa potensi kkeringan masih akan terjadi pada 2026. Untuk itu, Kementerian Pertanian mendorong percepatan program Irigasi (Irigasi Perpompaan, Irigasi Perpipaan, Bangunan Konservasi, dan Jaringan Irigasi Tersier) tahun 2026 dan investasi tahun sebelumnya.

“Program ini harus dipercepat agar musim kemarau dapat diantisipasi sejak dini. Optimalisasi sarana yang sudah dibangun juga penting, dengan dukungan aktif dari dinas dan penyuluh di lapangan,” jelasnya.

Di tingkat daerah, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Frans Tavares, mengungkapkan bahwa peningkatan indeks pertanaman terus didorong melalui pengelolaan sumber daya air yang semakin optimal.

“Rata-rata IP di Jawa Tengah masih sekitar 1,8 hingga 1,9. Ini perlu ditingkatkan karena kendala utama adalah ketersediaan air, sehingga sebagian petani baru dapat menanam satu kali dalam setahun,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Ratas Pendidikan Gratis

1 jam lalu | Ones

Nasional
Ratas Pendidikan Gratis
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.