Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

731 Praja IPDN Masuk Gelombang 3, Satgas PRR: Fokus Pembersihan Lumpur di Pemukiman Padat

📅 Sabtu, 04 Apr 2026, 18:00 WIB | Oleh:
731 Praja IPDN Masuk Gelombang 3, Satgas PRR: Fokus Pembersihan Lumpur di Pemukiman Padat Doc: Istimewa
Ket. Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera mengerahkan ratusan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri ke Aceh Tamiang. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan wilayah yang masih terdampak lumpur pascabanjir.

JAKARTA - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera mengerahkan ratusan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri ke Aceh Tamiang. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan wilayah yang masih terdampak lumpur pascabanjir.

Ketua Satgas PRR meminta seluruh praja bekerja maksimal dalam membersihkan sisa lumpur yang masih menumpuk di lingkungan warga. Kondisi di lapangan dinilai masih membutuhkan penanganan intensif dan berkelanjutan.

Arahan tersebut disampaikan saat memimpin apel pembukaan Praktik Kerja Lapangan gelombang ketiga Praja Pratama IPDN di Istana Benua Raja, Sabtu (4/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi percepatan rehabilitasi wilayah terdampak bencana.

Sebanyak 731 praja IPDN diterjunkan dalam gelombang ketiga ini. Mereka difokuskan untuk membersihkan lumpur di rumah warga, saluran drainase, serta akses jalan desa.

"Target utamanya adalah menyelesaikan persoalan yang masih terkena lumpur, termasuk yang sudah mengeras. Selain itu juga mencakup situs sejarah, rumah warga, hingga drainase karena dampak banjir di Aceh Tamiang cukup berat," ujarnya.

Endapan lumpur di wilayah tersebut bahkan mencapai ketebalan hingga 4 sampai 5 meter. Kondisi ini menjadi tantangan besar dalam proses pemulihan lingkungan.

Pada gelombang pertama, praja IPDN difokuskan membersihkan area perkantoran pemerintahan. Saat itu, aktivitas layanan publik sempat lumpuh total akibat dampak bencana.

Memasuki gelombang kedua, fokus penanganan diperluas ke lingkungan masyarakat. Pembersihan dilakukan pada fasilitas umum dan fasilitas sosial yang digunakan warga sehari-hari.

Untuk gelombang ketiga, penanganan diarahkan pada titik-titik yang masih tersisa. Total terdapat 42 lokasi yang menjadi target pembersihan selama masa penugasan.

Rinciannya meliputi 10 rumah warga, 22 saluran drainase, 7 ruas jalan, serta 3 fasilitas umum dan sosial. Seluruh target tersebut diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan.

"Kalau lebih cepat mereka akan digeser ke tempat lainnya yang memerlukan bantuan," katanya.

Selain menjalankan tugas teknis, para praja juga diingatkan menjaga nama baik institusi selama bertugas. Penugasan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung di lapangan.

Pengalaman tersebut dinilai penting untuk membentuk karakter praja sebagai calon aparatur pemerintahan. Mereka diharapkan mampu memahami persoalan riil masyarakat secara langsung.

Kunjungan pimpinan Satgas PRR ke Aceh Tamiang juga menjadi bagian dari pemantauan progres rehabilitasi. Pemerintah memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.