• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Menteri Ekraf Optimistis F...

Menteri Ekraf Optimistis Film Indonesia Bisa Mendunia

Jumat, 03 Apr 2026, 16:00 WIB

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya berharap industri film nasional mampu berkembang dan bersaing di kancah internasional. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri screening film animasi Pelangi di Mars bersama Kabinet Merah Putih.

Riefky mengatakan, pemerintah mengapresiasi karya anak bangsa yang berani menghadirkan konsep dan teknologi baru dalam produksi film. Menurut dia, film Pelangi di Mars menunjukkan potensi besar industri kreatif Indonesia untuk terus berkembang.

Ket. Foto: Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya — Sumber: RRI/Hana Syarif

Ia menilai film tersebut berani mengangkat genre science fiction yang berkaitan dengan isu lingkungan. Tema tersebut dinilai masih jarang diangkat dalam industri film Indonesia, terlebih dengan pendekatan yang juga menyasar penonton anak-anak.

“Dan untuk itulah kementerian tidak bisa sendiri, kami perlu stakeholder, asosiasi, kementerian lembaga lain. Gimana kita sama-sama dengan keterbatasan kita masing-masing bisa mendukung karya anak bangsa ini,” kata dia di Jakarta, Kamis (2/4).

Dalam kesempatan yang sama, sang sutradara, Upie Guava menyampaikan upaya memperkuat infrastruktur teknologi perfilman Indonesia. Menurutnya, dalam lima tahun terakhir industri film Indonesia berkembang pesat dengan banyaknya kreator muda yang menghasilkan karya berkualitas.

Dari sinilah Upi menyoroti penguatan teknologi dalam proses produksi film. Diperlukan R&D, trial and error, serta kolaborasi berbagai pihak untuk membangun sistem produksi yang sesuai dengan kebutuhan kreator di Indonesia.

“Teknologi itu harus ditempatkan untuk melayani kreator,” kata Upi. Menurutnya, arah perkembangan teknologi perfilman dunia saat ini mengarah pada XR atau Extended Reality.

Ia menambahkan, timnya termasuk salah satu pihak yang cukup awal mengadopsi teknologi tersebut di Indonesia melalui proses riset sejak 2020 hingga 2023 sehingga Pelangi di Mars dinilainya sebagai prototipe penggunaan teknologi tersebut dalam produksi film Indonesia. ils/I-1

  • Menekraf
  • Film "Pelangi di Mars"

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.