1.200 Sekolah Cianjur Segera Diperbaiki

Jumat, 03 Apr 2026, 15:54 WIB

CIANJUR – Sekolah-sekolah di Cianjur banyak yang rusak dan segera diperbaiki, hanya belum seluruhnya. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menargetkan perbaikan sarana dan prasarana sekolah rusak meningkat 20 persen pada 2026, dari  sekitar 1.200 sekolah masih dalam kondisi rusak.

Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin di Cianjur, Jumat, mengatakan pemetaan sekolah rusak di seluruh wilayah Cianjur sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir terutama bangunan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang mencapai ribuan unit.

Ket. Foto: perbaiki sarana prasarana sekolah — Sumber: ist

Berdasarkan data, kerusakan ruang kelas SD mendominasi sehingga berbagai upaya dilakukan termasuk menargetkan kerusakan ruang kelas pada ribuan sekolah dapat tuntas di 2028, sehingga tidak ada lagi ruang kelas atau sekolah yang rusak di 2029.

"Setiap tahun dilakukan perbaikan sarana dan prasarana sekolah yang rusak dari berbagai sumber mulai dari Anggaran Pendapatan Belanda Daerah (APBD), dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK), pemerintah pusat hingga bantuan dari berbagai pihak termasuk swasta," katanya.

Sepanjang 2025, tutur dia, sekitar 15 persen atau sekitar 100 lebih dari sekolah rusak pada tahun sebelumnya mendapat perbaikan dengan berbagai sumber didominasi dari APBD dan bantuan pemerintah pusat hingga perusahaan swasta.

Sedangkan di 2026 pihaknya optimistis angka perbaikan akan meningkat seiring dukungan dan arahan Bupati Cianjur serta upaya maksimal dalam mengakses berbagai sumber pendanaan termasuk perusahaan swasta.

Selama ini, ungkap dia, selain mengandalkan DAU pihaknya mengajukan bantuan ke Pemprov Jabar melalui dana bantuan provinsi (banprov) serta mengoptimalkan dukungan dari program pemerintah pusat.

"Kami berharap target dapat tercapai atau melampaui dari 20 persen seiring dukungan anggaran yang sudah kami ajukan ke Pemprov Jabar dan pemerintah pusat, sehingga target nol sekolah rusak di 2029 dapat tercapai," katanya.

Bahkan, tambah dia, pihaknya juga menggandeng sejumlah perusahaan swasta di Cianjur untuk dapat membantu pembangunan sekolah rusak dan kekurangan sarana prasarana penunjang terutama meja dan kursi.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.