Menhan Malaysia Perintahkan Pasukan UNIFIL-nya Hentikan Operasi di Lebanon Selatan Buntut Gugurnya Tiga Garuda

Kamis, 02 Apr 2026, 03:37 WIB

PETALING JAYA - Menteri Pertahanan Malaysia, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, pada Rabu (1/4) memerintahkan Personel Batalyon Malaysia (Malbatt) 850-13 untuk menangguhkan sementara semua pergerakan operasional menyusul memburuknya situasi keamanan di Lebanon selatan pasca gugurnya tiga prajurit Garuda TNI. 

Dari The Star, ia mengatakan, langkah tersebut merupakan tindakan pencegahan sesuai dengan arahan dari markas besar Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Ket. Foto: Menteri Pertahanan Malaysia, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban tewas dan mendoakan agar para korban luka segera pulih. — Sumber: Istimewa

Khaled mengatakan bahwa personel Malbatt 850-13 telah diinstruksikan untuk tidak melakukan pergerakan operasional apa pun untuk sementara waktu.

“Tingkat keamanan juga telah ditingkatkan untuk semua kontingen di wilayah misi berdasarkan situasi terkini di Lebanon selatan. Langkah-langkah tersebut mencakup kepatuhan berkelanjutan terhadap prosedur operasi standar dan penguatan implementasi aturan keterlibatan.”

“Selain itu, pergerakan patroli telah ditangguhkan sementara, sementara langkah-langkah perlindungan pasukan telah ditingkatkan, bersamaan dengan penilaian situasi berkelanjutan untuk memastikan keselamatan personel Malbatt 850-13,” katanya dalam sebuah pernyataan kemarin.

Dia mengatakan bahwa seluruh personel Malbatt 850-13 dalam keadaan aman, dan keamanan mereka tetap menjadi prioritas utama pemerintah.

“Semua penugasan dan pergerakan dilakukan dengan hati-hati berdasarkan penilaian yang sedang berlangsung dan arahan operasional Unifil,” katanya.

Mohamed Khaled mengatakan kementerian tersebut memantau dengan cermat perkembangan keamanan terkini di Lebanon menyusul dua insiden terpisah dalam kurun waktu 24 jam yang melibatkan pasukan penjaga perdamaian UNIFIL.

Insiden tersebut meliputi ledakan proyektil di dekat kotamadya Adchit Al Qusayr dan insiden alat peledak rakitan yang melibatkan kontingen Indonesia.

“Insiden tersebut mengakibatkan korban jiwa di antara pasukan penjaga perdamaian dan menyebabkan luka serius pada beberapa lainnya,” katanya.

“Malaysia menekankan bahwa setiap serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701,” tambahnya.

Mohamed Khaled juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban tewas dan mendoakan agar para korban luka segera pulih.

Dia mengatakan pemerintah tetap berkomitmen untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan personel Malaysia yang ditempatkan di bawah Unifil.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

Karhutla Tanah Bumbu, Polisi Bagikan Masker untuk Lindungi Warga dari Asap.

Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten.

Kementerian PU Turun Tangani Karhutla di Tanjung Selor, Kaltara.

Kabut Asap Karhutla Muncul, Pelayaran Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Tetap Normal.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.