Gubernur Pramono Paparkan Capaian ke Lemhannas: Pajak Jakarta Tembus Rp7,3 Triliun di Awal 2026

Rabu, 01 Apr 2026, 17:45 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyambut peserta Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan XXVII Tahun Anggaran 2026 Lemhannas RI dalam kegiatan Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) di Balai Kota, Rabu (1/4). Kegiatan ini menjadi forum bagi calon pemimpin nasional untuk memahami kinerja pemerintah daerah sekaligus mengasah wawasan strategis.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono memaparkan capaian ekonomi Jakarta dan kebijakan strategis. Ia menyebutkan, pada 2025 pertumbuhan ekonomi Jakarta mencapai 5,21 persen, melampaui target nasional sebesar 5,11 persen, sementara inflasi terkendali di 2,5 persen, lebih rendah dari target nasional 2,8 persen.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyambut peserta Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan XXVII Tahun Anggaran 2026 Lemhannas RI dalam kegiatan Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) di Balai Kota, Rabu (1/4). — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Capaian ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi Jakarta positif, meski tantangan tetap ada karena kota ini menjadi barometer nasional," ujar Gubernur Pramono. 

Ia menambahkan kontribusi Jakarta terhadap Produk Domestik Bruto nasional mencapai 16,61 persen. Aktivitas ekonomi pada momen hari besar seperti Natal, Tahun Baru, Imlek, Ramadan, dan Idulfitri turut mendorong peningkatan transaksi serta penerimaan pajak daerah.

Pada triwulan pertama 2026, realisasi penerimaan pajak daerah tercatat sekitar Rp7,3 triliun, melebihi target yang ditetapkan. Gubernur Pramono menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program pembangunan sekaligus menuntaskan proyek yang telah dirintis sebelumnya.

Gubernur juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Lemhannas RI untuk mendukung pembangunan Jakarta ke depan.

"Saya meyakini para peserta P3N adalah calon pemimpin bangsa. Semoga kegiatan ini menjadi bekal berharga untuk menjadi pemimpin yang berkualitas," tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Lemhannas RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily, mengapresiasi kesempatan melaksanakan SSDN bersama Pemprov DKI Jakarta. Ia menjelaskan, program P3N berlangsung selama 3,5 bulan dan kini memasuki tahap studi strategis dalam negeri dengan fokus kajian di DKI Jakarta.

Peserta P3N Angkatan XXVII berasal dari latar belakang TNI, Polri, ASN eselon I, akademisi, serta unsur non-ASN. Program ini bertujuan membentuk pemimpin nasional yang berintegritas, beretika, berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, dan mampu berpikir strategis menghadapi berbagai tantangan.

"Melalui program ini, peserta diharapkan memahami kinerja aparatur pemerintah dalam mendukung pembangunan nasional, sekaligus merumuskan solusi atas berbagai permasalahan secara komprehensif dan holistik," pungkas Tubagus Ace.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.