Cucurella Soroti Kebijakan Transfer Chelsea: Terlalu Fokus Pemain Muda Bisa Hambat Raih Gelar
Rabu, 01 Apr 2026, 05:45 WIBLONDON, INGGRIS â Bek kiri Marc Cucurella mengingatkan bahwa strategi Chelsea yang terlalu berfokus pada perekrutan pemain muda berpotensi menghambat ambisi klub dalam meraih trofi besar.
Chelsea tengah mengalami periode sulit setelah tersingkir dari Liga Champions dengan agregat telak 2-8 dari Paris Saint-Germain di babak 16 besar. Selain itu, performa tim juga belum stabil dengan hanya meraih empat kemenangan dalam 12 pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Situasi tersebut memicu spekulasi terkait masa depan gelandang Enzo Fernandez, meski pemain timnas Argentina itu masih terikat kontrak jangka panjang hingga 2032.
Dalam wawancara dengan The Athletic, Cucurella mengakui adanya kesenjangan kualitas saat menghadapi tim-tim elite. âKami berlatih dan berjuang setiap hari, tetapi ketika pertandingan penting tiba, kami merasa masih sedikit tertinggal dari level tertinggi,â ujarnya.
Pemain berusia 27 tahun itu memahami arah kebijakan klub yang ingin membangun masa depan melalui pemain muda. Namun, ia menilai pendekatan tersebut perlu diseimbangkan dengan kehadiran pemain berpengalaman.
âSaya mengerti ini bagian dari kebijakan klub. Mereka ingin fokus pada masa depan dengan merekrut pemain muda. Tetapi bagi kami yang ingin memenangkan trofi besar, momen seperti ini terasa mengecewakan,â katanya.
Menurut Cucurella, Chelsea sebenarnya memiliki fondasi skuad yang solid, tetapi kekurangan pengalaman menjadi faktor krusial dalam laga-laga besar. âMerekrut pemain muda saja bisa menyulitkan pencapaian target. Melawan PSG, kami kekurangan pemain yang sudah terbiasa menghadapi situasi seperti itu,â tambahnya.
Ia juga menyoroti keputusan klub yang melepas pelatih Enzo Maresca pada Januari lalu. Pelatih asal Italia itu sebelumnya sukses membawa Chelsea menjuarai FIFA Club World Cup tahun lalu.
âKeputusan seperti itu adalah hak klub. Tapi jika ditanya, saya tidak akan melakukannya di tengah musim. Perubahan besar seperti itu sebaiknya dilakukan setelah musim berakhir,â ujar Cucurella.
Menurutnya, pergantian pelatih di tengah musim menyulitkan proses adaptasi, baik bagi pemain maupun pelatih baru. âAnda butuh waktu persiapan penuh, termasuk pramusim, agar semuanya bisa berjalan optimal,â tutupnya.
Pernyataan Cucurella menambah sorotan terhadap arah kebijakan Chelsea, yang kini dihadapkan pada dilema antara investasi jangka panjang dan tuntutan hasil instan di level tertinggi sepak bola Eropa.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Penyaluran KUR Tepat Sasaran Butuh Peran Asosiasi UMKM
-
Bandara Internasional Minangkabau Dipercantik, Ini Empat Fokus Utamanya
-
Playdate with Elmo & Friends Hadirkan Wahana Liburan Keluarga di Jakarta
-
Salah Fokus, Laut Sebagai Lumbung dan Cadangan Pangan Terabaikan
-
Guru Besar UB Soroti Ancaman Mikroplastik di Sungai Brantas terhadap Sanitasi dan Pencegahan Stunting
-
Helm Pintar Pendeteksi Kantuk untuk Pemotor
-
Tumbang dari Filipina dan Malaysia, Skuad MLBB Indonesia Tetap Lolos ke Asian Games 2026! Kok Bisa?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.