Jakarta Andalkan Urban Farming Penuhi Kebutuhan Warga

Selasa, 31 Mar 2026, 01:10 WIB

JAKARTA – Berbagai cara dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk membangun ketahanan pangan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah melalui urban farming atau pertanian kota. Bahkan Pemprov Jakarta berhasil panen urbang farming di 800 titik lebih.

“Kegiatan panen raya ini dihadiri oleh seluruh pimpinan dari lima wilayah kota dan kabupaten di 800 lokasi panen,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta, Hasudungan Sidabalok. Dia mengatakan ini saat ditemui di salah satu lokasi panen raya, di lahan pertanian Jalan Raya Pulo Gebang, RT 12/RW 06, Cakung, Jakarta Timur, Senin (30/3).

Ket. Foto: Pemkot Jakarta Selatan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga menggelar panen raya serentak untuk menjaga ketahanan pangan, Jakarta, Senin (30/3). — Sumber: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.

Hasudungan mengungkapkan, sampai kini, 98 persen kebutuhan pangan ibu kota masih dipasok dari luar daerah. Hanya dua persen yang mampu dipenuhi secara mandiri. “Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus motivasi kami bersama masyarakat dan para pimpinan wilayah untuk terus meningkatkan produktivitas lahan,” ujar Hasudungan.

Kegiatan panen tersebar di 800 lebih lokasi seluruh Jakarta. Rinciannya, Jakarta Timur menjadi wilayah dengan titik panen terbanyak, 414 lokasi. Lalu, disusul Jakarta Selatan 177 lokasi. Jakarta Utara 94 lokasi. Jakarta Barat 60 lokasi. Jakarta Pusat 58 lokasi, dan Kepulauan Seribu 4 lokasi.

Salah satu lokasi utama kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Greenhouse Lahan Pertanian Pulo Gebang, Jakarta Timur. Lahan tersebut sebelumnya merupakan area telantar. Kemudian dikembangkan menjadi kawasan pertanian produktif oleh pemerintah Jaktim.

Ke depan, lokasi itu ditargetkan menjadi kawasan agro-edukasi sekaligus destinasi wisata berbasis pertanian kota. Selain di Jakarta Timur, kegiatan panen raya juga dilaksanakan di tempat lain. Panen juga dilakukan di balkon Kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Kemudian, GSG 07 Kembangan Utara, Jakarta Barat.

Selanjutnya, di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Cilandak KKO, Jakarta Selatan. RPTRA Sunter Jaya Berseri Jakarta Utara, serta kawasan Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu.

Hasudungan menjelaskan, total luas lahan pertanian yang dipanen dalam kegiatan panen raya ini mencapai 12.567 meter persegi. Lahan-lahan tersebut dikembangkan sebagai kawasan pertanian terpadu yang menjadi etalase pertanian perkotaan.

Komoditas yang dipanen meliputi cabai, berbagai jenis sayuran, buah-buahan, tanaman pangan, tanaman obat keluarga, serta ikan. Secara keseluruhan, hasil panen dalam kegiatan ini diperkirakan mencapai 15 ton.

Menurut Hasudungan, keberhasilan panen raya tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak. Ada pemerintah daerah, aparatur sipil negara, kader pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, kelompok tani, dan masyarakat.

“Antusiasme yang ditunjukkan membuktikan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan semakin meningkat di tengah masyarakat,” tandasnya. Panen raya ini bukan sekadar kegiatan memanen, tetapi juga menjadi simbol upaya bersama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Ini bisa dimulai dari lingkungan terkecil seperti pekarangan rumah.

Selain itu, dia menegaskan gerakan urban farming merupakan salah satu solusi strategis dalam menghadapi tantangan krisis pangan dan keterbatasan lahan produktif metropolitan seperti Jakarta. Maka, melalui optimalisasi ruang terbatas, warga didorong untuk memanfaatkan pekarangan, balkon, serta ruang publik sebagai sumber produksi pangan.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemprov Jakarta bersama Tim Penggerak PKK dalam mendorong kemandirian pangan berbasis masyarakat. 

  • Urban Farming

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.