Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Truk Sampah di TPS Cipinang Mengular Imbas Longsor Bantargebang

📅 Senin, 30 Mar 2026, 21:15 WIB | Oleh:
Truk Sampah di TPS Cipinang Mengular Imbas Longsor Bantargebang Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Antrean panjang gerobak sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) kawasan Cipinang, Jakarta Timur (Jaktim), Senin (30/3).

JAKARTA -- Gerobak sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) kawasan Cipinang, Jakarta Timur (Jaktim) mengular akibat longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang beberapa waktu lalu.

Salah satu petugas kebersihan, Nur Ali (40) mengungkapkan, penumpukan sampah terjadi karena terganggunya alur pembuangan di Bantargebang.

"Antrean jadi panjang gra-gara longsor di Bantargebang itu. Jadi, semua kena dampaknya, awalnya dari situ," kata Ali di TPS Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin.

Ali menyebut, lokasi penampungan tersebut memang melayani kiriman sampah dari dua hingga tiga kecamatan di Jakarta Timur, sehingga ketika terjadi hambatan dampaknya langsung terasa luas.

Menurutnya, kondisi antrean panjang seperti ini tergolong tidak biasa. Dalam kondisi normal, proses pembuangan sampah berlangsung cepat tanpa antrean panjang.

"Biasanya paling setengah jam sudah selesai, nunggu lima sampai sepuluh menit juga langsung masuk dan pulang," ujar Ali.

Namun, menjelang Lebaran 2026, Ali mengaku harus mulai antre sejak dini hari dan baru bisa menyelesaikan pekerjaannya hingga siang hari.

"Saya kadang berangkat jam tiga pagi, keluarnya bisa jam 12 siang. Itu parah sebelum Lebaran, benar-benar antre dan selama itu," ujar Ali.

Antrean kendaraan bahkan sempat mengular hingga ratusan meter.

Ali menyebut panjang antrean bisa mencapai sekitar 200 meter dan menyebabkan penumpukan sampah seperti "gunung" di area penampungan.

Meski demikian, kondisi saat ini mulai berangsur normal.

Ali mengatakan, antrean sudah jauh berkurang dan proses pembuangan kembali berjalan lebih cepat.

Ali berharap, situasi ini bisa terus membaik dan kembali seperti sediakala.

"Harapannya normal saja. Jadi, kita datang tidak perlu antre panjang. Biar semua lancar," ujar Ali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.