Sabalenka Jadi Ratu Lapangan Keras, Masuk Elite Legenda

Senin, 30 Mar 2026, 06:50 WIB

MIAMI - Petenis wanita peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka menegaskan statusnya sebagai ratu tenis dengan menyamai jejak para legenda setelah menjuarai Miami Open dua tahun beruntun. Kemenangan dramatis atas Coco Gauff di final bukan hanya memastikan gelar, tetapi juga mengantar petenis Belarusia itu masuk dalam daftar elite yang menorehkan “Sunshine Double”, prestasi langka yang mengukuhkan dominasinya di awal musim.

Sabalenka menundukkan Coco Gauff dengan skor 6-2, 4-6, 6-3 dalam laga final Miami Open, Minggu (29/3) Gelar ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Sabalenka di Miami sekaligus melengkapi sapu bersih turnamen “Sunshine Double” usai sebelumnya menjuarai Indian Wells Open.

Ket. Foto: Aryna Sabalenka dari Belarus merayakan poin kemenangan set melawan Elena Rybakina dari Kazakhstan selama pertandingan final tunggal putri pada hari keempat belas turnamen tenis Australian Open di Melbourne. — Sumber: IZHAR KHAN / AFP

Petenis nomor satu dunia itu kini sejajar dengan nama-nama besar seperti Iga Swiatek, Steffi Graf, Kim Clijsters, dan Victoria Azarenka sebagai deretan pemain yang mampu menjuarai dua turnamen WTA 1000 awal musim dalam satu tahun kalender.

“Ini sangat berarti. Tujuan saya selalu menempatkan nama dalam sejarah, dan sekarang berhasil melakukannya,” ujar Sabalenka. Dominasi Sabalenka sepanjang musim kian tak terbantahkan. Satu-satunya kekalahan yang ia alami datang di final Australia Open dari Elena Rybakina, lawan yang kemudian dia kalahkan saat merebut gelar di Indian Wells dan kembali dia singkirkan di semifinal Miami.

Di partai puncak, Sabalenka tampil eksplosif sejak awal. Dia langsung mematahkan servis Gauff pada gim pembuka dan terus menekan dengan kombinasi kekuatan serta presisi pukulan. Set pertama diamankan hanya dalam 37 menit tanpa sekali pun menghadapi break point.

Namun Gauff menunjukkan karakter juara. Didukung publik tuan rumah di Hard Rock Stadium, dia bangkit pada set kedua. Setelah beberapa peluang terlewat, petenis Amerika itu akhirnya mematahkan servis Sabalenka dan memaksakan set penentuan.

Meski demikian, Sabalenka tetap tenang. Dia kembali mengambil kendali di set ketiga dengan dua kali break yang memastikan kemenangan. “Saya tahu dia akan berjuang habis-habisan. Saya hanya berusaha menjaga pikiran tetap positif dan fokus dari awal hingga akhir,” ujarnya. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.