Pantai Selatan Cianjur Masih Panen Wisatawan

Senin, 30 Mar 2026, 05:30 WIB

CIANJUR – Sampai hari terakhir libur lebaran, Pantai selatan Cianjur, Jawa Barat, masih ramai dikunjungi wisatawan. Tercatat tidak jumlah pengunjung mencapai 1.500 orang di pantai-pantai Kecamatan Cidaun, Minggu.

Camat Cidaun Gagan Rusganda saat dihubungi Minggu, mengatakan meski jumlahnya menurun dibandingkan dua hari terakhir, namun pengujung masih terlihat padat seperti di Pantai Jayanti, Cemara dan Ciujung.

Ket. Foto: liburan di pantai — Sumber: ist

Pengunjung yang datang didominasi wisatawan lokal dan luar Cianjur seperti Bandung, Garut dan pemudik yang hendak kembali ke perantauan, dimana angka kunjungan sudah terlihat sejak pagi hingga Minggu petang.

"Tingkat kunjungan masih tinggi namun tidak setinggi dua hari yang lalu, di mana di masing-masing pantai tercatat angka kunjungan lebih dari 2.000 orang salah satunya di Pantai Cemara," katanya.

Seiring masih tingginya angka kunjungan di hari terakhir libur panjang lebaran, membuat pihaknya bersama petugas gabungan melakukan patroli di sepanjang pantai guna mengimbau wisatawan tidak mendekati bibir pantai untuk berenang.

Petugas menggunakan pengeras suara meminta wisatawan yang berenang untuk segera menepi karena cuaca buruk kerap terjadi terutama petang sehingga gelombang tinggi dapat terjadi setiap saat mengancam keselamatan wisatawan.

Pihaknya mencatat selama libur panjang hari raya, tidak ada kecelakaan laut yang menimpa wisatawan karena patroli bersama terus digencarkan guna mengantisipasi wisatawan yang melanggar larangan untuk berenang.

"Selama libur panjang lebaran tingginya angka kunjungan tidak menyebabkan kecelakaan laut karena pengelola dan petugas gabungan rutin melakukan patroli di sepanjang pantai selatan," katanya.

Ketua Kelompok Sadar Wisata Cidamar Bely, mengatakan pada hari terakhir libur lebaran angka kunjungan ke pantai selatan Cianjur tepatnya di Kecamatan Cidaun mencapai ribuan orang didominasi wisatawan lokal dan luar Cianjur serta pemudik.

"Hingga siang jumlah kunjungan mencapai 1.500 orang pada hari terakhir libur Lebaran, dimana sebagian besar memadati Pantai Cemara, Jatanti dan Ciujung, dibandingkan tahun lalu angkanya mengalami peningkatan sekitar 20 persen," katanya.

Sementara itu, Petugas gabungan Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bersama masyarakat di Desa Cibuluh, Kecamatan Cidaun berupaya membuka kembali jalan penghubung antardesa yang tertimbun longsor pada Jumat-Sabtu (27-28/3) agar aktivitas warga kembali berjalan.

Camat Cidaun Gagan Rusganda saat dihubungi, Minggu, mengatakan cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Cianjur selama dua hari terakhir mengakibatkan bencana alam longsor terjadi di 17 titik di Desa Cibuluh, Kecamatan Cidaun, dimana sebagian besar menutup jalan penghubung antar desa dan sawah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi pada Jumat dan Sabtu itu, namun jalan utama penghubung antar desa dengan total panjang 750 meter di 14 titik terputus akibat tertimbun longsor sehingga tidak dapat dilalui kendaraan membuat aktivitas warga dari sejumlah desa terhambat.

"Longsor di belasan titik terjadi di Desa Cibuluh, Kecamatan Cidaun, menutup landasan jalan dan area persawahan warga sedangkan di desa lain masih dalam pendataan karena jarak tempuh yang sulit dilalui kendaraan membutuhkan waktu yang cukup lama," katanya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.