Jakarta Komit Jaga Stabilitas Ekonomi

Senin, 30 Mar 2026, 01:10 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat kohesi sosial di tengah dinamika global. “Perputaran ekonomi Jakarta pada periode hari besar keagamaan menunjukkan tren positif. Hal ini tecermin dari meningkatnya aktivitas ekonomi sejak perayaan Natal hingga Idul Fitri,” tandas Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, Minggu (29/3).

Dia menginformasikan, periode kegiatan kebudayaan yang dimulai dari Natal, Imlek, Nyepi, dan Idul Fitri, perputaran ekonomi Jakarta mencapai hampir 48 triliun. “Angka ini menunjukkan daya beli masyarakat dan aktivitas ekonomi tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.

Ket. Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno beserta istri (kiri) saat halahbighalal di Balai Kota, Rabu (25/3). — Sumber: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri

Wakil Gubernur Rano Karno mengatakan ini saat menghadiri acara halalbihalal Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (29/3). Sebagai bagian dari upaya menjaga pergerakan ekonomi, Pemprov Jakarta menerapkan kebijakan strategis berupa penggratisan layanan transportasi publik pada saat lebaran.

Kebijakan ini dinilai efektif dalam mendorong mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi. Salah satu kebijakan yang dilakukan adalah menggratiskan transportasi umum di Jakarta selama dua hari saat lebaran. Seluruh angkutan umum seperti Transjakarta dan MRT dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat.

Wagub Rano menambahkan, kebijakan tersebut memberikan dampak ekonomi yang signifikan dan melampaui nilai subsidi yang dikeluarkan pemerintah. “Jika dihitung, subsidi yang diberikan mencapai hampir 3 triliun. Namun, dampaknya justru menghasilkan perputaran ekonomi hingga tujuh kali lipat. “Ini menunjukkan ekonomi Jakarta masih cukup solid,” ungkapnya.

Selain aspek ekonomi, Wagub Rano juga menekankan pentingnya menjaga ukhuwah dan solidaritas sosial melalui momentum halalbihalal. Menurutnya, kegiatan seperti ini berperan penting dalam mempererat hubungan antarwarga sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Oleh karena itu, momen halalbihalal seperti ini sangat penting untuk saling menguatkan dan menasihati. Semoga kegiatan ini membawa berkah bagi kita semua serta memperkuat ukhuwah Islamiah di Jakarta,” pungkasnya.

Perbaiki Anjungan

Usai halalbihalal, Wagub Rano Karno, berkeliling TMII untukmeninjau Anjungan Jakarta. Dia menyampaikan, Pemprov Jakarta siap merevitalisasi anjungan tersebut.

Menurutnya, Pemprov Jakarta akan menyiapkan konsep yang lebih visioner dengan pendekatan jangka panjang hingga 20 tahun ke depan. Salah satu fokus utamanya menghadirkan pengalaman yang lebih imersif dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Sekarang anak-anak sudah punya pandangan yang berbeda. Kita harus bersiap ke arah digital karena memang itu eranya,” ujarnya.
Rano optimistis Anjungan Jakarta dapat menjadi showcase kebudayaan Jakarta. Ini sekaligus wadah promosi dan edukasi yang menampilkan budaya Betawi serta keberagaman masyarakat Jakarta.

Revitalisasi Anjungan Jakarta di TMII telah direncanakan sejak dua tahun terakhir. Pembiayaannya menggunakan skema kombinasi dari sumber nonanggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta APBD.

“Revitalisasi ini telah direncanakan sejak 2024 oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan. Total kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai 77,5 miliar,” ungkap Wagub Rano. Untuk tahap awal, pembiayaan senilai 25 miliar tahun iniyang didukung PT Wisma Nusantara Internasional.

Selain itu, pemerintah juga mengupayakan tambahan 25 miliar dari skema yang sama. Maka, total kontribusi dari sumber non-APBD dapat mencapai 50 miliar. Adapun sisa kebutuhan anggaran sebesar 27,5 miliar melalui APBD Tahun Anggaran 2027.

Proses penghapusan aset dijadwalkan dimulai April 2026. Sedangkan pembangunan konstruksi ditargetkan mulai Juni 2026. Revitalisasi ini ditargetkan rampung dalam waktu satu tahun, sehingga Anjungan Jakarta dapat kembali difungsikan saat peringatan HUT ke-500 Jakarta. 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.