Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantan Presiden SBY dan Jusuf Kalla Melayat Menhan Juwono Sudarsono

📅 Minggu, 29 Mar 2026, 11:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantan Presiden SBY dan Jusuf Kalla Melayat Menhan Juwono Sudarsono Doc: ANTARA
Ket. Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono disambut Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan saat tiba untuk bertakziah atas wafatnya mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Minggu (29/3/2026).

JAKARTA – Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono hingga Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla melayat mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono yang wafat pada Sabtu (28/3) dan jenazahnya disemayamkan di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Minggu (29/3).

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tiba di Kemenhan pada pukul 10.10 WIB seorang diri, sedangkan Jusuf Kalla (JK) telah berkunjung terlebih dahulu sekitar pukul 09.30 WIB.

Jenazah Juwono Sudarsono disemayamkan di Ruang Hening, Gedung Kemenhan.

"Kita kehilangan salah satu putra terbaik bangsa, almarhum Prof. Dr. Juwono Sudarsono. Saya mengenal almarhum secara pribadi," kata SBY saat diwawancarai selepas bertakziah.

Selain kedua tokoh tersebut, sejumlah anggota kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga turut bertakziah, di antaranya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti dan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim.

Setelah prosesi persemayaman selesai, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan langsung memimpin upacara pelepasan jenazah untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.

Sejumlah pejabat Kemenhan hingga keluarga mendiang turut hadir dalam upacara itu.

SBY mengenang bahwa sosok Juwono merupakan Menteri Pertahanan yang turut berkontribusi untuk memodernisasi kekuatan pertahanan Indonesia.

SBY menilai Juwono merupakan sosok cemerlang yang berlatar belakang sipil.

"Salah satu yang kami pikirkan dulu dengan Pak Juwono dan kemudian dengan Pak Purnomo Yusgiantoro sebagai Menteri Pertahanan, bagaimana Indonesia memiliki Universitas Pertahanan," kata SBY.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan pada masa Presiden Ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dan Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY, yakni Juwono Sudarsono, meninggal dunia.

Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia tersebut meninggal dunia pada Sabtu (28/3) pukul 13.45 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.