Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Serang Ungkap 3 Indikator Kinerja Belum Tercapai, Fokus Perbaikan Pengelolaan Sampah

📅 Jumat, 27 Mar 2026, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Serang Ungkap 3 Indikator Kinerja Belum Tercapai, Fokus Perbaikan Pengelolaan Sampah Doc: Antara
Ket. Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah (kedua dari kiri) menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun 2025 di Serang, Banten, Kamis (26/3).

Serang - Bupati Serang, Banten Ratu Rachmatuzakiyah, mengakui bahwa tiga dari sembilan indikator capaian kinerja pemerintah daerah selama tahun 2025 masih belum mencapai target yang optimal.

Hal tersebut disampaikan nya usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun 2025 di Serang, Banten, Kamis (26/3).

"Alhamdulillah kami telah menyampaikan LKPJ tahun 2025 melalui rapat paripurna, dan ini merupakan kewajiban amanat konstitusional yang harus dilakukan oleh kepala daerah. Dari sembilan indikator, memang ada tiga di antaranya yang belum sesuai target," kata bupati yang akrab disapa Zakiyah tersebut.

Ia menjelaskan, salah satu target yang masih harus dievaluasi secara khusus adalah pada sektor lingkungan hidup, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan sampah.

Sebagai langkah perbaikan, Pemerintah Kabupaten Serang segera menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait program Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

"Besok kita baru akan melakukan MoU dengan aglomerasi PSEL dari pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Serang yang diinisiasi oleh Bapak Gubernur Banten di Gedung Negara," paparnya.

Secara keseluruhan, Zakiyah bersyukur karena penyelenggaraan program pemerintahan sebagian besar telah berjalan sesuai target. Pihaknya juga berkomitmen untuk terus mengevaluasi kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar pelayanan bisa terus ditingkatkan.

"Ke depan tentu kami akan terus berusaha memaksimalkan potensi yang ada, kemudian mengevaluasi kinerja para perangkat daerah untuk terus melakukan kerja yang maksimal. Ini kan masih baik, kita maunya lebih baik. Jadi kita harus kerja keras terus," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum yang memimpin jalannya rapat paripurna menyatakan bahwa legislatif akan segera mengkaji laporan tersebut.

"Berdasarkan apa yang sudah dipaparkan Bupati Serang berkenaan dengan LKPJ Akhir Tahun 2025, selanjutnya akan dibahas di tingkat DPRD selama satu bulan ke depan," ujar Bahrul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
Bapanas Pastikan Stok Kedel...
Ekonomi
Harga Daging Sapi di Goront...
Daerah
Pemkot Bandung Siapkan Tekn...
Advertisement
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.