Misi Sulit Italia Mengakhiri Kutukan Gagal Lolos ke Piala Dunia

Kamis, 26 Mar 2026, 08:00 WIB

MILAN — Italia berdiri di ambang sejarah, atau kegagalan yang kian memperdalam luka. Setelah 12 tahun absen dari panggung Piala Dunia , salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia itu kini kembali menghadapi ujian berat melalui babak playoff kualifikasi.

Di Bergamo, Jumat (27/3) dini hari WIB, Italia akan menjamu Irlandia Utara dalam laga semifinal yang sarat tekanan. Targetnya jelas: menghindari kegagalan lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun, sebuah skenario yang nyaris tak terbayangkan bagi negara dengan empat gelar juara dunia.

Ket. Foto: Ilustrasi latihan timnas Italia. — Sumber: AFP

Di bawah arahan pelatih baru Gennaro Gattuso, Italia setidaknya menemukan secercah stabilitas setelah era penuh gejolak bersama Luciano Spalletti berakhir. Gattuso membawa Gli Azzurri finis sebagai runner-up Grup I kualifikasi, namun dua kekalahan telak dari Norwegia menjadi pengingat keras bahwa jarak dengan elite dunia semakin melebar.

Ironisnya, kemunduran ini terjadi dua dekade setelah kejayaan terakhir Italia di Piala Dunia 2006, turnamen yang juga menampilkan Gattuso sebagai motor lini tengah. Sejak saat itu, performa Italia terus merosot: tersingkir di fase grup pada tahun 2010 dan 2014, lalu gagal lolos ke edisi 2018 dan 2022, keduanya melalui jalur playoff yang menyakitkan.

Kegagalan beruntun tersebut meninggalkan trauma mendalam bagi negeri yang menjadikan sepak bola sebagai bagian identitas nasional. Di saat yang sama, rival seperti Prancis dan Spanyol terus berkembang, mempertegas kesan bahwa Italia mulai tertinggal.

Musim ini, performa klub-klub Italia di kompetisi Eropa, terutama Liga Champions, yang kurang meyakinkan semakin memperkuat narasi penurunan. Tak heran, kegagalan kembali ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko bisa dianggap sebagai titik nadir baru.

“Saya sangat berharap dari lubuk hati terdalam bahwa kami bisa mencapai target ini. Para pemain layak mendapatkannya,” ujar Gattuso. “Kami tidak boleh membebani mereka, karena mereka sudah tahu betapa besarnya taruhannya. Ketegangan pasti ada, tapi kami harus menyalurkan energi positif.”

Namun, tekanan bukan satu-satunya tantangan. Gattuso juga harus memutar otak menghadapi badai cedera yang menggerogoti skuadnya jelang laga krusial ini. Jika mampu melewati Irlandia Utara, Italia akan menghadapi pemenang antara Wales dan Bosnia-Herzegovina di partai final playoff.

Salah satu kekhawatiran terbesar tertuju pada Sandro Tonali, gelandang enerjik yang mengalami cedera pangkal paha saat membela Newcastle United di Liga Champions melawan Barcelona pekan lalu. Gattuso berharap pemain berusia 25 tahun itu bisa kembali berlatih sebelum pertandingan, meski peluang tampil sebagai starter masih diragukan.

Kabar buruk juga datang dari Federico Chiesa. Winger lincah tersebut dicoret dari skuad setelah dinyatakan belum pulih sepenuhnya oleh tim medis, meski sebelumnya masuk dalam daftar 28 pemain pilihan Gattuso.

“Saya harus mengambil keputusan. Dia tidak merasa siap, jadi memilih pulang, dan saya harus menghormatinya,” kata Gattuso. Sebagai pengganti, ia memanggil Nicolo Cambiaghi dari Bologna.

Di lini lain, penyerang Gianluca Scamacca serta dua bek tengah Alessandro Bastoni dan Gianluca Mancini masih berjuang memulihkan kondisi. Sementara itu, bek Arsenal Riccardo Calafiori dilaporkan mengalami ketidaknyamanan setibanya di pusat latihan Coverciano.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.