Terminal Leuwipanjang Pecah Rekor, 7.000 Orang Serbu Bus, Tiket ke Solo & Malang Malah Ludes Terjual
Rabu, 25 Mar 2026, 02:35 WIBBANDUNG -Â Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, memproyeksikan lebih dari 7.000 penumpang akan diberangkatkan pada puncak arus balik gelombang pertama, Selasa (24/3).
Tingginya volume penumpang ini dipicu oleh berakhirnya masa cuti bersama, yang membuat bus menjadi pilihan utama setelah tiket kereta api dan layanan travel ke wilayah Jabodetabek ludes terjual.
Kepala Terminal Leuwipanjang, Asep Hidayat, mengungkapkan fenomena menarik di mana arus balik ke arah Barat melalui gerbang tol Pasir Koja mulai bergeser masuk ke terminal akibat banyak calon penumpang yang tidak mendapatkan tempat duduk di lintasan luar.
"Di hari ini, diprediksi akan menjadi puncak arus balik dengan 6.000 sampai 7.000 penumpang yang berangkat, yang datang menurun tapi masih rame," kata Kepala Terminal Leuwipanjang Asep Hidayat di Bandung, Selasa.
Asep mengungkap angka ini akan menjadi yang tertinggi dalam arus balik setelah peningkatan mulai terlihat pada Senin (23/3) kemarin yang tercatat ada 5.200 penumpang berangkat dengan menggunakan sekitar 200 bus.
"Tapi dari arah Barat itu sebenarnya masih ramai juga di mana terakhir tercatat ada 5.998 penumpang yang datang dengan 250 bus," ucapnya.
Asep menjelaskan dalam periode arus balik ini, yang menjadi tujuan favorit penumpang adalah ke Jakarta, Bekasi, Cikarang (Kabupaten Bekasi), Karawang, Depok, Bogor, dengan jumlah penumpang yang naik dari terminal meningkat signifikan.
"Karena memang semua pada ke terminal karena di gerbang Pasir Koja itu banyak yang naik tidak kebagian tempat duduk sehingga bergeser ke sini. Kedua travel pada penuh, kereta habis, sehingga sasaran terakhirnya ke bis," ucap dia.
Asep mengungkapkan yang menjadi salah satu fenomena menarik dalam periode arus balik Lebaran 2026 ini, adalah tiket bus dari PO tujuan Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Selatan Jabar ludes terjual khususnya untuk Solo, Semarang, dan Malang yang menandakan masih ada arus mudik ke arah Timur dari Bandung.
"Itu karena juga mereka sudah penjualan secara daring sehingga yang datang langsung ke terminal biasanya telah kehabisan tiket," ucapnya.
Dalam mengantisipasi menumpuknya penumpang untuk tujuan ke arah Timur tersebut, Asep mengatakan dirinya tidak meminta PO untuk menambah armada, tapi mereka sendiri yang berinisiatif menambah armadanya, namun dengan syarat yang ditentukan pihak terminal.
"Saya cek dulu suratnya lengkap memadai, KIR nya jalan, armadanya laik, itu saya izinkan tapi yang tidak ya tidak bisa. Sejauh ini PO Sugeng Rahayu, Sinar Jaya yang mengadakan armada tambahan," ujarnya.
Asep mengatakan puncak arus balik pada Selasa ini bisa disebut sebagai gelombang pertama arus balik karena bertepatan dengan berakhirnya masa cuti bersama Lebaran 2026 pada tanggal 24 Maret 2026.
Namun, dia juga mewaspadai adanya gelombang arus balik kedua pada tanggal 28-29 Maret 2026 di akhir pekan seiring dengan hari pertama anak sekolah pada 30 Maret 2026, dengan melakukan antisipasi berupa penyiagaan armada bus ke tujuan favorit.
"Dipastikan bis ke Merak, Kalideres, Cililitan, Kampung Rambutan, semua tersedia," tutur Asep.
- mudik lebaran
- puncak arus balik
- arus balik 2026
- terminal leuwipanjang
- info mudik bandung
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Jalur Sukabumi Macet 8 Jam, Tiba di Bandung Malah Gigit Jari: Curhat Pilu Pemudik Kehabisan Bus ke Majalaya
-
Arus balik di Stasiun Surabaya Gubeng
-
Sistem satu arah lokal Tol Semarang-Solo di Bawen
-
Antisipasi puncak arus balik Lebaran 2026
-
Arus balik Lebaran di Bandara Soekarno-Hatta
-
Arus balik di Pelabuhan Bakauheni Lampung
-
Meledak 202 Persen, Arus Balik di Tol Layang MBZ Tembus 64 Ribu Kendaraan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.