Menkeu Buka-bukaan Soal Kemampuan APBN, Harga Minyak hingga Darurat Energi

Rabu, 25 Mar 2026, 21:10 WIB

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih aman meski dibayangi kenaikan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah.

“APBN kita kan masih tahan, saya nggak akan nggak ubah APBN atau subsidi yang ada. Sampai mungkin nanti harga minyak tinggi sekali, tergantung keputusan pimpinan (presiden), tapi saat sekarang masih aman,” kata Menkeu Purbaya dalam media briefing di Kementerian Keuangan, Rabu (25/3).

Ket. Foto: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa — Sumber: RRI/Magdalena Krisnawati

Menurut dia, pemerintah terus menghitung berbagai kemungkinan harga minyak dan kemampuan APBN menghadapi kenaikan tersebut. Dari hitungannya, harga rata-ratanya sekarang sekitar USD74 per barel.

Artinya, jelas Purbaya, kenaikan harganya baru 4 dolar dari asumsi makro harga minyak dalam APBN 2026. Dalam asumsi makro APBN 2026, harga minyak dipatok USD70 per barel.

“Kalau cuma naik 4 dollar bisa saya tutup anggarannya dengan gampang dari beberapa langkah yang kita punya. Dari beberapa cadangan yang kita punya, jadi enggak perlu takut,” ujar Purbaya.

Indonesia, lanjutnya, pernah menghadapi situasi dimana harga minyak sangat tinggi. Saat krisis keuangan tahun 2008 harga minyak mencapai USD150 dan saat pandemi Covid-19 harga minyak mencapai USD120 per barel.

“Kita sudah punya pengalaman menghadapi kondisi seperti itu, dan perekonomian Indonesia masih dapat tumbuh. Jadi kalau kita pinter membuat kebijakan fiskal dan moneter, semua gangguan bisa kita kendalikan,” ujar Purbaya.

Meski demikian, tambah Purbaya, pemerintah tetap waspada terhadap berbagai kemungkinan yang terjadi. Ia meyakini Indonesia tidak akan sampai mengalami darurat energi seperti yang dialami Filipina.

“Darurat energi itu kalau suplainya berhenti, itu yang saya saya takut, tapi kita masih ada suplainya. Jadi kalau dibilang (Indonesia) darurat, enggak lah, tapi kita harus siap-siap terus ke depan,” kata Purbaya menutup keterangannya. ils/I-1

  • APBN
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.