Angin Laut dan Libur Panjang, Warga Ramai-ramai ke Pantai Pasaman Barat
Senin, 23 Mar 2026, 10:55 WIBPASAMAN BARAT â Libur Lebaran selalu jadi momen yang ditunggu, bukan cuma buat kumpul keluarga, tapi juga jalan-jalan. Nggak heran, berbagai objek wisata mendadak ramai dipadati pengunjung.
Dari pagi sampai sore, suasana terasa lebih hidupâanak-anak berlarian, keluarga sibuk foto bareng, sampai antrean yang jadi pemandangan biasa.
Banyak yang memanfaatkan waktu libur panjang ini untuk âhealingâ tipis-tipis setelah rutinitas harian. Entah itu ke pantai, pegunungan, atau sekadar taman kota, yang penting bisa menikmati waktu bersama orang terdekat.
Lonjakan pengunjung ini pun jadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha di sekitar lokasi wisata. Pedagang makanan, penyewaan wahana, hingga penginapan ikut merasakan ramainya rezeki musiman.
Pada akhirnya, libur Lebaran bukan cuma soal pulang kampung. Buat sebagian orang, ini juga waktu yang pas untuk mengisi ulang energiâdengan cara sederhana: jalan-jalan dan menikmati suasana baru.
Warga mulai mengunjungi objek wisata pantai di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada hari kedua Lebaran 1447 Hijriah seiring dengan dibukanya Pesta Pekan Seni Budaya Pantai di daerah itu.
Masyarakat atau wisatawan yang mendatangi sejumlah pantai itu pada umumnya menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.
"Pantai Sikabau di Kecamatan Koto Balingka dan Pantai Pohon Seribu di Kecamatan Sasak Ranah Pasisia mulai didatangi pengunjung hari ini," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasaman Barat Afrizal di Simpang Empat, Minggu (23/3).
Menurut dia, masyarakat yang datang pada umumnya masih didominasi oleh wisatawan lokal Pasaman Barat dan perantau yang pulang kampung pada Lebaran 2026.
Kunjungan warga belum terlalu padat karena masih hari kedua lebaran di mana warga masih sibuk pergi berlebaran ke rumah sanak saudara dan famili.
Pihaknya memperkirakan puncak kunjungan wisata pantai terjadi pada Senin (23/3) dan Selasa (24/4).
Ia mengimbau masyarakat di lokasi wisata agar menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan dan tidak melakukan pungutan liar kepada pengunjung.
Selain itu juga memperhatikan larangan untuk melakukan aktivitas mandi di pantai karena membahayakan keselamatan jiwa.
Bagi warga yang memiliki anak kecil diharapkan dapat mengawasi dengan ketat dan tidak membiarkan bermain sendirian di tepi pantai.
"Mari berikan kesan yang baik kepada pengunjung. Jangan ada pungutan liar dan menjual makanan dengan harga sesuai pasaran," imbaunya.
- Pantai
- Destinasi Wisata
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Nelayan di Bontang Kembangkan Keramba Apung Jadi Destinasi Wisata
-
TNI Perkuat Pengamanan di PT Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan.
-
Stabilisasi Rupiah Perlu Sinergi
-
5 Tempat Wisata 'Wellness" di Bhutan, Pilihan Pas Jika Ingin Pulihkan Kesehatan Fisik maupun Mental
-
Bukan Operasi Yustisi, Cara Humanis Dukcapil DKI Sambut 7.911 Warga Baru
-
Nelayan Terhenti Melaut akibat Gelombang Tinggi
-
Pemkot Bandung Kejar target Pengolahan 600 Ton Sampah per Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.