Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WNI Muslim di Norwegia Rayakan Idul Fitri dengan Kebersamaan

📅 Minggu, 22 Mar 2026, 19:07 WIB | Oleh:
WNI Muslim di Norwegia Rayakan Idul Fitri dengan Kebersamaan Doc: Ant

JAKARTA - Diaspora Indonesia di Norwegia mengobati kerinduan berlebaran di tanah air dengan mengikuti kegiatan shalat Idul Fitri dan halalbihalal bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Oslo, di mana mereka berkesempatan merasakan nuansa berlebaran seperti di Indonesia.

“Senang rasanya bisa mengobrol dengan berbahasa Indonesia dan mencicipi lagi makanan Lebaran seperti opor, rendang, dan kue-kue khas Indonesia seperti lapis legit,” kata seorang diaspora RI di Norwegia, Hakam Adi, merespons pertanyaan ANTARA di Jakarta, Sabtu (21/3).

Hakam menjelaskan bahwa ia berkesempatan mengikuti shalat Idul Fitri di KBRI Oslo setelah mendapat informasi melalui media sosial dan kemudian mendaftar untuk ikut serta.

Kegiatan Idul Fitri tersebut, kata dia, dilaksanakan KBRI Oslo bekerja sama dengan organisasi Muslim setempat UMINor (Ukhuwah Muslim i Norge), serta kuota pesertanya dibatasi 300 orang.

Dia menjelaskan bahwa acara Idul Fitri KBRI Oslo tersebut digelar di balai masyarakat “Skui grendhus”, kira-kira perlu sekitar 30 menit perjalanan ke barat dari Oslo.

Setelah menyelesaikan shalat Idul Fitri dan mendengarkan khutbah, Hakam mengaku dirinya dan sang istri berkesempatan bersalaman langsung dengan Duta Besar RI di Norwegia Teuku Faizasyah beserta istri serta dengan jamaah lainnya.

Hadirin kemudian dipersilakan menikmati hidangan yang sudah disajikan, dengan sajian Lebaran khas Indonesia, kata dia.

Hakam bersama istri, yang saat ini berada di Norwegia dalam rangka pendidikan, menyebut keikutsertaannya dalam kegiatan shalat Idul Fitri tersebut, selain mengobati rindu akan tanah air, juga membantunya kerasan usai pindah ke negara Nordik itu.

“Saya dan istri baru pindah ke Norwegia dan di acara tersebut bisa berkenalan dengan diaspora lain dalam suasana yang mirip perayaan Lebaran di Indonesia,” kata dia.

Sementara untuk mengobati rindu dengan kerabat di tanah air, Hakam mengaku mengandalkan teknologi panggilan video dan percakapan di media sosial.

“Saya dengan keluarga di Jakarta berkomunikasi via panggilan video WhatsApp, kami juga kirim-kirim foto lewat chat,” ucap dia.

Adapun masyarakat Muslim di Norwegia, berikut diaspora RI di negara tersebut, telah merayakan Idul Fitri 1447 H, yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan, pada 20 Maret 2026. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.