Sempat Lumpuh? Jalur Nagreg Akhirnya 'Bernapas' di H-1 Lebaran, Cek Data Penurunan Kendaraannya

Jumat, 20 Mar 2026, 14:05 WIB

BANDUNG - Jalur legendaris Nagreg akhirnya mulai menunjukkan pelandaian arus lalu lintas pada H-1 Lebaran, Jumat pagi, setelah sempat diterjang gelombang kendaraan pemudik yang memecahkan rekor tahun lalu. 

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, memastikan puncak arus mudik di jalur Nagreg telah terlewati setelah jumlah kendaraan yang melintas hari ini mulai berangsur menurun.  

Ket. Foto: Ribuan kendaraan pemudik melintas di Jalur Selatan Nagreg, Kabupaten Bandung pada H-2 Lebaran, Kamis (19/3). — Sumber: ANTARA/Ilham Nugraha

Kepala Humas Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo di Bandung, Jumat, mengatakan arus lalu lintas mulai dini hari ini lebih lancar dibandingkan hari sebelumnya dengan 24.285 kendaraan melintas.  

“Sudah bisa kami pastikan tadi malam memang menjadi puncak arus mudik, di mana setelah tadi malam frekuensi kendaraan yang melintas Nagreg sudah berangsur menurun. Kendaraan yang terhitung sekitar 24 ribu hingga pukul 08.00 WIB,” katanya.  

Dirinya menjelaskan bahwa hingga pukul 23.59 WIB H-2 Lebaran, jumlah kendaraan yang melintas tercatat mencapai 150.716 unit atau meningkat 5 persen dari hari sebelumnya yang tercatat 137.032 unit.

Ia juga menambahkan bahwa jumlah kendaraan tersebut melebihi puncak arus mudik pada H‑2 lebaran 2025, yang tercatat sebanyak 142.620 kendaraan.   

"Ini melebihi H-3 tahun ini yang hanya 137 ribu kendaraan dan melebihi puncak arus mudik 2025 pada H-2 lebaran dengan jumlah 142 ribu kendaraan," jelasnya

Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung juga menyebutkan jumlah kendaraan yang melintas Jalur Nagreg menuju Garut dan Tasikmalaya pada periode H‑7 hingga H‑1 lebaran 2026 menunjukkan tren meningkat hingga H‑2 sebelum menurun pada H‑1.  

Pada H‑7 tercatat 39.011 kendaraan menuju Garut atau Tasikmalaya dan meningkat menjadi 61.425 kendaraan pada H‑6, 63.181 kendaraan pada H‑5, dan 98.925 kendaraan pada H‑4.

Volume kendaraan tersebut terus naik pada H‑3, mencapai 137.032 kendaraan, dan mencapai puncak pada H‑2 dengan 150.716 kendaraan menuju Garut dan Tasikmalaya.

Pada hari ini hingga pukul 08.00 WIB H‑1, jumlah kendaraan menurun menjadi 24.285 unit sehingga jumlah keseluruhan selama tujuh hari pengamatan mencatat sebanyak 574.575 kendaraan menuju Garut dan Tasikmalaya melintasi Jalur Nagreg.

Meskipun melandai, pihak Dinas Perhubungan dengan petugas gabungan tetap bersiaga penuh mengamankan arus mudik Lebaran tahun ini dengan menyiapkan pasukan di titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Sementara itu berdasarkan pantauan ANTARA, arus lalu lintas di jalur selatan sekitaran Cileunyi menuju Nagreg terpantau lengang pada pukul 11.00 WIB dan hanya nampak beberapa kendaraan berciri khas mudik (membawa muatan di kendaraan pribadi) yang melintas di jalur tersebut.

  • mudik lebaran
  • jalur nagreg
  • dishub kabupaten bandung
  • puncak mudik nagreg

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.