Polda Bali Kerahkan 1.200 Personel Amankan Malam Pengerupukan di Denpasar
Kamis, 19 Mar 2026, 08:13 WIBDENPASAR - Kepolisian Daerah Bali mengerahkan sebanyak 965 personel untuk menyokong pengamanan pawai ogoh-ogoh pada malam pengerupukan Tahun Saka 1948 di Denpasar, Rabu.
Kekuatan tambahan ini disiagakan memperkuat Polresta Denpasar guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.
Kepala Biro Operasi Polda Bali Komisaris Besar Polisi Soelistijono saat apel kesiapan pasukan di Mapolda Bali, Rabu, menegaskan pelaksanaan Operasi Ketupat di Bali memiliki karakteristik khusus karena beririsan dua momentum keagamaan besar, yakni Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
âHari ini kita akan mengamankan pawai ogoh-ogoh dari sore hingga malam, bahkan dimungkinkan hingga pagi hari. Kita memback up Polresta Denpasar di enam titik agar seluruh kegiatan berjalan aman dan lancar,â ujarnya.
Adapun enam titik pengamanan tersebut meliputi Simpang Catur Muka, Simpang Tohpati, Simpang Cokroaminoto-Maruti, Simpang Teuku Umar, Simpang Kamboja-WR Supratman, serta Simpang Pasar Sanglah.
Ia mengingatkan seluruh personel, baik yang terlibat dalam Operasi Ketupat maupun penebalan pasukan, melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta melaporkan setiap perkembangan situasi secara berjenjang.
Selain itu, pendekatan humanis juga menjadi penekanan utama dalam pelaksanaan pengamanan.Â
Personel diminta menjaga sikap dan tutur kata demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
âKehadiran Polri harus memberikan rasa aman dan nyaman. Jika ada permasalahan, lakukan pendekatan secara persuasif,â katanya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Ariasandy mengatakan pengamanan ini tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat Bali yang majemuk.
Menurutnya, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengamanan.
âPolda Bali mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta saling menghormati dalam pelaksanaan perayaan keagamaan ini,â ujarnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tradisi Siat Sambuk jelang Hari Raya Nyepi
-
Hormati Hari Suci Nyepi, BKSDA Bali Tutup Sementara 4 Taman Wisata Alam pada 18-20 Maret 2026
-
PSG Melaju Mulus di Piala Prancis
-
Sambut Lonjakan Wisatawan Nataru, Bantul Matangkan Langkah Antisipasi
-
Tahun Baru 2026 di Yogya Tanpa Kembang Api, Ini Alasan Wali Kota
-
Pertamina Siagakan 57 SPBU Buka 24 Jam di Bali Jelang Nyepi dan Idul Fitri
-
Garuda Hengkang, Datanglah Citilink ke Tanjungpinang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.