Kemenag: Hilal 1 Syawal Belum Memenuhi Kriteria MABIMS di Merauke

Kamis, 19 Mar 2026, 18:55 WIB

JAYAPURA - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua menyebutkan hilal sebagai penanda awal bulan Syawal 1447 Hijriah belum memenuhi kriteria visibilitas saat dilakukan pemantauan di Pos Observasi Bulan (POB) Merauke, Papua Selatan.

Kepala Kanwil Kemenag Papua Klemens Taran dalam siaran pers di Jayapura, Kamis, mengatakan penetapan awal bulan hijriah, termasuk Syawal, mengacu pada kriteria yang ditetapkan oleh Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Ket. Foto: Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Papua, Klemens Taran saat melakukan pemantauan hilal bertempat Pos Observasi Bulan (POB) Merauke,Papua Selatan,Kamis (19/3). — Sumber: ANTARA/HO-Kemenag Papua

“Kriteria tersebut menetapkan bahwa hilal dapat dinyatakan terlihat jika memiliki tinggi minimal tiga derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat,” katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan dan data hisab, kata dia, posisi hilal di Merauke belum memenuhi batas minimal tersebut sehingga secara teori sangat sulit untuk diamati.

"Meski begitu kegiatan rukyatul hilal tetap dilaksanakan sebagai bagian dari verifikasi lapangan terhadap hasil perhitungan astronomi, sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam Sidang Isbat yang digelar oleh pemerintah pusat," ujarnya.

Ia juga menjelaskan adanya perbedaan metode dalam penentuan awal bulan hijriah yang kerap terjadi di tengah masyarakat.

"Perbedaan tersebut merupakan hal yang lumrah dalam khazanah Islam, sehingga masyarakat diharapkan dapat menyikapi secara bijak dengan tetap menjaga kerukunan dan persatuan," katanya.

Berdasarkan data BMKG, kata dia, ketinggian hilal saat matahari terbenam tercatat sekitar 0,91 derajat dengan elongasi 4,04 derajat, sehingga secara kriteria imkanur rukyat hilal dinilai sulit terlihat.

"Untuk itu kepada seluruh umat Muslim di Tanah Papua agar menunggu hasil Sidang Isbat dari pusat," ujarnya. Ant

  • 1 Syawal

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.