Amankan Jalur Laut, Ratusan Personel TNI AL Kodaeral IX Ambon Siap Jaga Pelabuhan Demi Mudik 2026
Kamis, 19 Mar 2026, 14:04 WIBAMBON -Â Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX Ambon memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk transportasi laut guna menjamin keselamatan pemudik pada musim Lebaran 2026. Sebanyak 116 personel dikerahkan untuk bersiaga di kawasan pelabuhan serta membantu pengamanan armada PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dalam melakukan pemeriksaan barang bawaan dan antisipasi gangguan keamanan.Â
Langkah strategis ini diambil untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah kepulauan Maluku, sekaligus memastikan seluruh proses evakuasi dan kesiapsiagaan darurat tetap berjalan optimal selama puncak arus mudik berlangsung.
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Kodaeral IX Ambon Letkol Laut Rohman Arif di Ambon, Kamis  mengatakan ratusan personel tersebut disiagakan guna memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus penumpang selama periode mudik.
Ia menjelaskan dari total 116 personel yang diterjunkan, sebanyak 96 personel tergabung dalam Satuan Setingkat Kompi (SSK) yang bertugas di posko pengamanan  di kawasan pelabuhan.
Sementara itu, sebanyak 20 personel lainnya diperbantukan untuk mendukung pengamanan bersama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).
"Personel yang diturunkan memiliki tugas sesuai dengan perjanjian kerja sama (PKS) yang telah disepakati bersama pihak Pelni, khususnya dalam pengamanan di pelabuhan," ujarnya.
Menurut dia, tugas pengamanan meliputi pemeriksaan barang bawaan penumpang serta pengecekan terhadap potensi barang berbahaya guna mencegah gangguan keamanan selama arus mudik berlangsung.
Selain pengamanan di area pelabuhan, personel juga melaksanakan pengawasan terhadap aktivitas kapal penumpang serta mendukung patroli di wilayah perairan guna memastikan keselamatan pelayaran.
Ia menambahkan TNI Angkatan Laut memiliki peran penting dalam pengamanan arus mudik, mulai dari pengamanan terminal penumpang, pengawasan kapal, hingga kesiapsiagaan dalam penanganan keadaan darurat seperti evakuasi dan bantuan pencarian dan pertolongan (SAR).
"Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan transportasi laut selama masa mudik Lebaran," katanya.
Kodaeral IX Ambon juga memastikan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Pelni dan instansi terkait lainnya, terus diperkuat melalui posko pengamanan terpadu guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada puncak arus mudik 2026.
"Tentu kami akan memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada masyarakat agar mereka bisa mudik ke kampung halaman dengan tenang," kata dia.
- pelabuhan ambon
- mudik lebaran 2026
- tni al ambon
- kodaeral ix ambon
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Penumpang bus di Terminal Purabaya jelang Tahun Baru
-
Percepat Transformasi Digital, Telkom Gandeng Akademisi, Industri, dan Pemerintah untuk Gelar ICRES–ISCLO 2025
-
Malang Membludak, 9.351 Penumpang Padati Stasiun di Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Hari Ini
-
New Balance Rilis Koleksi Apparel Tenis Edisi Australian Open 2026 di Indonesia
-
Sebanyak 905 KK Korban Banjir di Aceh Besar Terima Bantuan Daging dari Presiden
-
Bupati Bogor Rudy Susmanto Terjunkan Pasukan Malam Hari, Jalur Parung-Kemang Wajib Mulus Sebelum Mudik
-
Mudik Gratis! Pertamina Berangkatkan 5.000 Lebih Peserta dalam Program Mudik Bareng 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.