Nggak Perlu Bingung, Pemudik Bisa Titip Kendaraan di Kantor Pemprov

Rabu, 18 Mar 2026, 14:20 WIB

JAKARTA – Kabar baik buat warga ibu kota yang mau mudik saat Lebaran. Gubernur Pramono Anung Wibowo memberi lampu hijau bagi pemudik untuk menitipkan kendaraan pribadinya di kantor-kantor milik Pemprov DKI Jakarta.

Jadi, nggak perlu bingung cari tempat aman buat ninggalin motor atau mobil. Mulai dari kantor lurah, camat, sampai wali kota bisa dimanfaatkan sebagai “parkiran sementara” selama ditinggal mudik.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Cipayung, Jakarta Timur. — Sumber: ANTARA/ Lifia Mawaddah Putri

Langkah ini diharapkan bisa bikin warga lebih tenang saat pulang kampung, tanpa was-was soal keamanan kendaraan. Mudik jadi lebih nyaman, hati pun lebih lega.

“Tentunya, Pemerintah DKI Jakarta akan mengizinkan bagi para pemudik yang kemudian menitipkan kendaraannya, terutama motornya, di kantor-kantor yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta,” kata Pramono saat ditemui di kawasan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (18/3).

Dia mengatakan kebijakan itu diambil untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang meninggalkan kendaraan saat pulang ke kampung halaman.

Di sisi lain, Pemprov DKI telah memberangkatkan 744 bus ke 20 kota di enam provinsi dalam program mudik gratis yang berlangsung pada Selasa (17/3).

“Termasuk kemarin ketika kami menyelenggarakan mudik gratis yang jumlahnya kurang lebih 35.000 akhirnya, 744 bus,” ujar Pramono.

Tak hanya bus, Pemprov DKI juga menyediakan fasilitas pengangkutan sepeda motor menggunakan truk.

Pada Senin (17/3), kata dia, sekitar 900 unit motor diberangkatkan menuju kampung halaman para pemiliknya.

Menurut Pramono, langkah tersebut diambil karena perjalanan jauh menggunakan sepeda motor memiliki risiko kelelahan yang tinggi bagi pemudik.

Sebagian besar pemudik yang mengikuti program tersebut kini telah tiba di kampung halaman masing-masing dengan selamat.

“Alhamdulillah, yang naik motor, akhirnya motornya ditaruh di truk dan mereka ada di dalam truk tersebut. Sekarang ini, mereka sebagian besar sudah di kampung halamannya masing-masing, dan itu berjalan dengan baik dan selamat,” ungkap Pramono.

Pada akhirnya, kebijakan dari Pramono Anung Wibowo ini jadi solusi praktis yang bikin mudik terasa lebih ringan. Warga DKI Jakarta bisa pulang kampung tanpa harus diliputi rasa khawatir soal kendaraan yang ditinggal.

Dengan fasilitas yang tersebar dari tingkat kelurahan hingga kota, opsi ini terasa makin dekat dan mudah dijangkau. Jadi, fokusnya bisa kembali ke hal yang paling penting—berkumpul dengan keluarga dan menikmati momen Lebaran dengan tenang.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.