Ayo Serbu! 3.000 Paket Sembako Murah di Tebet dan Kebayoran Lama, Cuma Rp100 Ribu!

Selasa, 17 Mar 2026, 17:35 WIB

JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) DKI Jakarta menggelar program sembako murah dengan sasaran 3.000 warga di Kecamatan Tebet dan Kebayoran Lama.

"Saya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Kadin DKI Jakarta yang sangat peduli untuk berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan sembako dalam menyambut hari raya ini," kata Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar saat pembukaan sembako murah di Jakarta, Selasa (17/3).

Ket. Foto: Pelaksanaan sembako murah di Kantor Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta, Selasa (17/3). — Sumber: ANTARA/Luthfia Miranda Putri

Anwar mengatakan, tujuan program sembako murah adalah untuk menekan inflasi.

Kemudian, kegiatan ini juga merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok, khususnya bagi warga yang membutuhkan.

Anwar menjelaskan, sebanyak 3.000 paket sembako yang dibagi menjadi dua yakni 1.500 per kecamatan tersebut, para penerimanya merupakan warga kurang mampu ataupun penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP) di setiap kelurahan yang sudah terdata lebih dahulu.

"Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan memberikan keberkahan bagi kita, serta semakin mempererat sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat dalam upaya mewujudkan kesejahteraan warga khususnya di Jakarta Selatan," ucapnya.

Sementara itu, Ketua KADIN DKI Jakarta, Diana Dewi mengatakan kegiatan program sembako murah ini dilakukan serentak di lima wilayah kota. Dengan harga 100 ribu rupiah mereka mendapatkan paket sembako berisikan daging, kentang, tepung, minyak dan beras.

"Jadi, paket sembako yang harga umumnya sekitar 190 ribu rupiah kini dapat ditebus oleh masyarakat seharga 100 ribu rupiah," katanya.

Diana mengungkapkan program sejenis ini akan dilakukan secara rutin dan bersama-sama demi menjaga harga kondusif, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan.

"Jika kondisi harga kondusif, para pengusaha tentu dapat menjalankan usahanya dengan nyaman. Masyarakat juga akan mudah mendapatkan barang yang diinginkan dengan harga yang sangat terjangkau," ucapnya.

PPSU Merasa Terbantu

Seorang petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) merasa terbantu dengan adanya program sembako murah lantaran tak mudik Lebaran ke kampung halaman.

"Alhamdulillah, kita bisa lebih ringan dengan harga segitu. Bisa terjangkau untuk sehari-hari," kata PPSU Kelurahan Pondok Pinang, Muhammad Said saat ditemui dalam kegiatan sembako murah di Kantor Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta, Selasa.

Said mengatakan dengan membayar Rp100 ribu, ia berhasil mendapatkan paket bahan pokok yang cukup beragam untuk dibawa pulang.

Dalam paket itu disebutkan tersedia daging merah, kentang, tepung terigu dan beras dua kilogram (kg).

Namun, di balik kegembiraan mendapatkan sembako murah, ternyata sudah empat tahun tidak mudik ke kampung halamannya di Solo.

Tabungan yang telah disimpannya tersebut digunakan demi memprioritaskan pendidikan sang anak.

"Tak mudik, kayaknya banyak keperluan sekolah. Anak besok mau daftar sekolah ke Yogja," ucapnya.

Meski harus menahan rindu selama empat tahun tidak bisa mudik, kehadiran sembako murah setidaknya membantu dia dan keluarganya untuk tetap bisa merasakan suasana Lebaran.

Sementara, warga Pondok Pinang lainnya, Ari mengaku mendapatkan informasi kegiatan ini dari kelurahan dengan diberikan kupon resmi.

"Satu orang satu, tebus Rp100 ribu," ucap Ari.

Kehadiran Ibu Ari dalam acara tersebut adalah untuk mewakili suaminya yang merupakan seorang petugas PPSU.

Menurutnya, ini adalah kali pertama ia mengikuti program sembako murah tersebut agar program-program bantuan seperti ini dapat terus berlanjut dan diperbanyak di masa mendatang.

“Ya, mudah-mudahan lebih banyak bantuan,” ucapnya. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.