DPR Akan Rapat Khusus soal Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
Senin, 16 Mar 2026, 10:34 WIBJAKARTA â Komisi III DPR RI dijadwalkan bakal menggelar rapat khusus untuk membahas kasus penyiraman air keras kepada seorang aktivisn yang merupakan Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.
Rapat tersebut direncanakan akan digelar pada Senin (16/3) ini pukul 11.00 WIB di Kompleks Parlemen, Jakarta, tepatnya di ruangan rapat Komisi III DPR RI yang berada di Gedung Nusantara II.
Adapun Komisi III DPR RI merupakan komisi yang membidangi urusan penegakan hukum. Komisi itu bermitra dengan kepolisian, kejaksaan, KPK, Badan Narkotika Nasional, hingga Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban.Rapat itu pun direncanakan bakal menghasilkan suatu keputusan resmi.
Sebelumnya, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengecam keras penyerangan air keras ke aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus dan memastikan akan mengawal kasus tersebut.
Habib dalam keterangan diterima di Jakarta, Sabtu (14/3), mengatakan pihaknya telah menghubungi Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya dan meminta agar kepolisian bergerak cepat mengusut kasus ini serta menangkap para pelaku.
âKami pastikan Komisi III akan terus mengawal kasus ini agar penyidikannya berjalan dengan cepat dan profesional. Kami minta negara menanggung penuh biaya pengobatan terbaik agar beliau bisa segera pulih kembali,â kata dia.
Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi korban penyerangan oleh orang tidak dikenal yang menyiramkan air keras hingga mengakibatkan luka pada bagian tangan dan kaki serta gangguan pada penglihatan.
Peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Andrie selesai melakukan rekaman siniar di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang membahas topik militerisme dan uji materi Undang-Undang TNI.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, korban pada Kamis (12/3) malam sekitar pukul 23.37 WIB tengah mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I, Jakarta
- DPR RI
- penyiraman air keras
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
OJK Diminta Perkuat Reformasi Pasar Modal Jelang Tinjauan MSCI
-
Komisi XI DPR RI Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,80 Triliun pada 2027
-
Tim Satgas Bencana ITS Pantau Kekuatan Infrastruktur NTT Pascagempa M7,7
-
Semarak HUT ke-81 RI, Relawan GDS Ajak Anak Panti Asuhan Aceh Main Permainan Tradisional.
-
Waspada! Tol Cipali KM 72-188 Sedang Diperbaiki, Pengendara Perlu Tahu Ini
-
BNN: Tim Terpadu Lintas Instansi Perkuat Pengawasan terhadap Penyelenggaraan Rehabilitasi Narkotika
-
PBB Peringatkan AI Tingkat Lanjut Dapat Menjadi Ancaman bagi Umat Manusia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.