Korlantas: Fatalitas Kecelakaan Mudik 2026 Turun 45 Persen

Minggu, 15 Mar 2026, 19:23 WIB

JAKARTA - Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal melaporkan adanya penurunan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas pada arus Mudik Lebaran 2026. Jumlah korban meninggal dunia tercatat turun hingga 45 persen dibandingkan periode mudik pada 2025.

Menurut dia, penurunan tersebut menjadi perkembangan positif dalam upaya meningkatkan keselamatan perjalanan selama masa mudik. Ia berharap, tren ini dapat terus dipertahankan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara.

Ket. Foto: — Sumber: Dok Jasa Marga

“Korban meninggal dunia atau fatalitasnya turun 45 persen, ini bagus sekali. Semoga kami bisa pertahankan dan masyarakat juga bisa menyadari bahwa dengan fatalitas ini mereka akan lebih berhati-hati,” ujar Faizal, Sabtu (14/3).

Meski angka fatalitas menurun, Korlantas Polri mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas justru mengalami kenaikan. Dibandingkan dengan periode mudik tahun lalu, jumlah kejadian kecelakaan meningkat.

“Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, untuk kejadian lakalantas ada peningkatan 4,8 persen. Kemudian luka berat ada peningkatan kurang lebih 28,3 persen, dan luka ringan turun 0,3 persen,” kata dia.

Menanggapi kondisi tersebut, Korlantas Polri mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah. Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya jumlah kecelakaan lalu lintas pada awal periode arus mudik Lebaran 2026.

“Terkait masalah adanya peningkatan kecelakaan, kami tentunya mengimbau kepada seluruh pemudik agar jangan terlalu memaksakan diri. Jaga emosi, gunakan rest-rest area yang ada di jalur-jalur, baik itu tol maupun arteri untuk menjadi tempat istirahat,” ucap dia.

Menurut dia, keselamatan harus menjadi prioritas utama selama perjalanan mudik. Karena itu, pemudik diharapkan tidak memaksakan diri berkendara jika kondisi tubuh sudah tidak memungkinkan.

Ia juga menjelaskan data kecelakaan yang dihimpun oleh Korlantas Polri mencakup seluruh jenis jalan. Baik itu pada jalan tol maupun non-tol.

“Ini termasuk tol dan non-tol. Jadi kalau kami menghimpun data kemudian membandingkan dengan tahun 2025 pasti seluruh jalan tol, arteri, nasional, provinsi, kabupaten semua kita masukkan,” ujar Faizal. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.