Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Gerbang Tol Cikampek Utama Buka 19 Gardu Selama Masa Mudik Lebaran
Minggu, 15 Mar 2026, 08:22 WIBJAKARTA - Jasa Marga membuka 19 gardu pada Gerbang Tol Cikampek Utama di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kendaraan pada masa mudik Lebaran 2026.
"Gerbang Tol Cikampek Utama yang biasanya mengoperasikan 15 gardu, saat ini kami tingkatkan menjadi 19 gardu yang berfokus melayani kendaraan dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa," ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo kepada wartawan di Cikampek, Sabtu (14/3).
Ria mengatakan peningkatan volume kendaraan sudah mulai terlihat sejak 11 Maret 2026, kendati belum terlalu signifikan.
âKalau terhitung sampai dengan tanggal 11 hingga 13 Maret, perhitungan kami sudah mencapai sekitar 108 ribu kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa.
Jadi memang sudah terlihat lonjakan yang cukup tinggi," kata dia.
Namun demikian, kata Ria, peningkatan volume kendaraan itu belum disertai rekayasa lalu lintas.
"Baik one way maupun contra flow. Untuk saat ini memang belum ada rekayasa lalu lintas sama sekali, karena seluruh lonjakan kendaraan masih dapat diantisipasi dengan baik," kata Ria.
Oleh karena itu, pembukaan 19 gardu pada Gerbang Tol Cikampek Utama dinilai cukup untuk mengatasi peningkatan volume kendaraan yang ada.
Pantauan ANTARA di Gerbang Tol Cikampek Utama pada Minggu dini hari pukul 00.40 WIB, arus kendaraan terpantau ramai lancar. Hampir tak ada penumpukan pada gardu-gardu yang ada.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
PT KAI Jakarta: 583 Ribu Tiket Terjual untuk Masa Angkutan Lebaran 2026
-
8 Bus AKAP Tak Laik Jalan di Terminal Lebak Bulus Dilarang Beroperasi
-
Pemeriksaan kelaikan angkutan umum Lebaran
-
Dishub Jaksel Uji Kelaikan Bus di Terminal Lebak Bulus Jelang Lebaran
-
Hadapi Arus Mudik Lebaran, Dermaga Samarinda Pastikan Kelaikan Kapal-kapal Angkutan Sungai
-
Masyarakat Perlu Benar-benar Berhati-hati atas Virus Nipah karena Belum Ada Obatnya
-
Antisipasi Penumpukan di Merak Bakauheni, Kemenhub Terapkan Delaying System hingga Pembagian Pelabuhan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.