Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengemis Musiman Mulai Menjamur, MUI Minta Pemerintah Pro Aktif Tangani dengan Cara Humanis dan Profesional

📅 Jumat, 13 Mar 2026, 14:33 WIB | Oleh:
Pengemis Musiman Mulai Menjamur, MUI Minta Pemerintah Pro Aktif Tangani dengan Cara Humanis dan Profesional Doc: ANTARA/HO-MUI
Ket. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja dan Keluarga (PRK) Siti Ma'rifah.

JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja dan Keluarga (PRK) Siti Ma'rifah meminta pemerintah mengambil langkah preventif untuk menghadapi maraknya pengemis musiman yang kerap mengeksploitasi anak menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H.

"Selain melakukan langkah-langkah penertiban, perlu juga ada langkah-langkah preventifnya. Jadi, secara mental bagaimana kita mengajarkan (anak) untuk menjadi orang yang tangannya di atas (memberi)," kata Siti Ma'rifah dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Puteri Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin itu menekankan, mentalitas dan prinsip anak harus diajarkan menjadi pemberi, bukan tangan di bawah (peminta) sebagaimana ajaran dalam Islam.

Meski begitu, Siti Ma'rifah menilai semua pihak harus mengambil bagian untuk pengentasan kemiskinan sebagai akar masalah terjadinya pengemis musiman yang kerap mengeksploitasi anak.

"Kalau akar masalahnya ini tidak diselesaikan (akan terulang). Jadi, baik mental maupun akar masalah kemiskinannya itu harus sama-sama dilakukan," tuturnya.

Siti Ma'rifah mengaku prihatin anak kerap dieksploitasi untuk menjadi pengemis musiman. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah memberikan perhatian serius terhadap masalah ini.

"Bukan hanya penertiban, melainkan pembinaan, karena anak-anak ini kan dieksploitasi ya, bukan keinginannya. Nah, itulah yang harus dilakukan pendekatan lintas sektoral," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memerintahkan di momen Ramadhan ini jajaran Satpol PP bisa menertibkan pengemis hingga manusia gerobak yang ada di ibu kota.

“Karena itu tidak mencerminkan sebagai kota global. Dan Alhamdulillah sekarang ini praktis di jalanan tidak seperti biasanya,” kata Pramono.​

Namun demikian, ia ​​​​​meminta seluruh jajaran Polisi Pamong Praja agar menjalankan tugas penegakan peraturan daerah dengan mengedepankan sikap yang tegas namun tetap humanis, profesional dan tanpa diskriminasi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Rona
Lucasfilm Memilih Sutradara...
Luar Negeri
Peringatan dari Para Tokoh ...

Swasembada Susu Masih Terbentur Impor

25 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Swasembada Susu Masih Terbe...
Ekonomi
KIH Perkuat Daya Saing Prod...

Pemkot Surabaya Siapkan Perwali untuk Lindungi Hak Mbak-mbak PRT

25 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemkot Surabaya Siapkan Per...
Daerah
8 Accu Stasiun Pemantau Ana...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.