Hore…. Jalan Tol Jakarta-Tangerang Sekarang Menjadi Notorius

Jumat, 13 Mar 2026, 13:11 WIB

JAKARTA – Ada istilah notorious. Ada yang tahu? Notorius adalah istilah terkenal karena keburukannya. Itulah yang terjadi di Jalan Tol Jakarta-Tangerang menjadi terkenal di mata DPR karena banyak lubang yang sangat membahayakan pengendara. Salah-salah ban bisa njeblok.

Komisi V DPR menyoroti kondisi jalan rusak di ruas Tol Jakarta-Tangerang yang dapat membahayakan pengendara dan pengguna jalan jelang arus mudik Lebaran 2026.

Wakil Ketua Komisi V DPR, Syaiful Huda, Jumat, menilai bahwa kondisi kerusakan jalan tol ini terjadi sudah terlalu lama dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Menurutnya, Komisi V menerima banyak pengaduan masyarakat, baik melalui pesan WhatsApp maupun laporan langsung kepada anggota DPR, sehingga mendorong dilakukannya inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek lokasi lapangan.

"Kerusakan jalan cukup parah sampai masyarakat tidak tahan lagi dan akhirnya menyampaikan langsung ke Komisi V. Karena itu kami melakukan sidak ke ruas tol Jakarta–Tangerang yang banyak dikeluhkan," paparnya.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, Komisi V menemukan sejumlah kerusakan serius di beberapa ruas tol dan jalan arteri. Namun kondisi paling parah ditemukan di ruas Jalan Tol Jakarta–Tangerang yang dikelola oleh Jasa Marga.

Huda mengingatkan bahwa seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) wajib memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM) jalan tol. Komisi V bahkan telah membentuk panitia kerja (Panja) khusus untuk mengawasi pemenuhan standar tersebut.

"Ada 16 indikator dalam SPM yang harus dipenuhi oleh semua BUJT. Dalam beberapa ruas yang kami lihat, indikator itu tidak sepenuhnya dipenuhi sesuai regulasi, baik dalam PP maupun Permen PU," ujarnya.

Ia menegaskan, kerusakan jalan tol tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut keselamatan pengguna. Bahkan beberapa anggota Komisi V yang rutin melintasi ruas tersebut mengaku merasakan langsung dampaknya.

"Dua anggota Komisi V asal Lampung yang sering bolak-balik lewat jalur ini mengatakan secara objektif kondisi jalannya memang buruk. Mobil sampai terasa bergoyang, paparnya.

Dalam permasalahan ini, DPR RI mendesak Menteri PU, Menteri Perhubungan serta Jasa Marga agar melakukan perbaikan secepatnya mengingat arus mudik Lebaran sudah semakin dekat.

Pasalnya, kata Huda, keluhan publik sudah sangat serius, bahkan sebagian masyarakat mengancam akan melakukan aksi demonstrasi jika tidak ada perbaikan segera.

"Dalam jangka pendek harus ada percepatan perbaikan. Jalan rusak ini berisiko menyebabkan kecelakaan. Kalau belum bisa diperbaiki, minimal harus diberi tanda peringatan agar tidak membahayakan pengguna jalan," paparnya.

Komisi V DPR RI juga menyoroti kewajiban penyelenggara jalan tol untuk memastikan kemantapan jalan, kelengkapan rambu, jalur keselamatan, rest area yang layak hingga penerangan jalan sesuai standar. Ia meminta Badan Pengatur Jalan Tol bertindak tegas jika ada operator yang tidak memenuhi SPM.

"Kalau setelah evaluasi tidak ada kesungguhan perbaikan, BPJT bisa menjatuhkan sanksi tegas. Salah satunya menurunkan tarif tol atau bahkan menolak usulan kenaikan tarif," ujarnya.

Di sisi lain, operator jalan tol selama ini berdalih kerusakan jalan juga dipicu kendaraan ODOL  yang melampaui kapasitas jalan. Namun Huda menegaskan alasan tersebut tidak bisa dijadikan pembenaran.  "Apapun alasannya, kerusakan jalan tol yang membahayakan pengguna tidak bisa ditoleransi," kata Huda.

Ket. Foto: sangat membahayakan lubang di jalan tol banyak sekali — Sumber: ist

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.