Hanya Rp4.000, Warga Nabire Serbu 5.000 Liter Minyak Tanah Murah, Cek Lokasi Berikutnya

Jumat, 13 Mar 2026, 01:15 WIB

NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire bersama Pertamina mulai mendistribusikan sedikitnya 5.000 liter minyak tanah murah melalui program Gerakan Pangan Murah guna membantu meringankan beban rumah tangga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. 

Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari, menyatakan bahwa langkah intervensi ini diambil untuk memastikan masyarakat di wilayah Papua Tengah dapat mengakses energi dengan harga Rp4.000 per liter, atau jauh di bawah harga pasar yang kini mencapai Rp6.000.

Ket. Foto: Pendistribusian BBM bersubsidi minyak tanah di Dinas Kantor Ketahanan Pangan di Nabire, Papua Tengah, Kamis (12/3). — Sumber: ANTARA/Ali Nur Ichsan

Tingginya antusiasme warga dalam penyaluran tahap pertama ini memicu pemerintah daerah untuk menjadwalkan kembali kegiatan serupa di Masjid Agung Al-Falah pada 16 Maret mendatang demi menjamin pemerataan stok bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Minyak tanah kali ini dijual dengan harga Rp4.000 per liter, lebih murah dibandingkan harga di lapangan yang berkisar antara Rp5.000 hingga Rp6.000 per liter," katanya.

Ia menjelaskan, untuk penyaluran tahap pertama, Pertamina menyiapkan sebanyak 5.000 liter minyak tanah dengan pembatasan maksimal 10 liter bagi setiap warga yang membeli.

“Kuota ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan memasak di rumah tangga, khususnya menjelang perayaan Idul Fitri,” ujarnya.

Menurut dia, kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat.

Ia menegaskan pemerintah daerah terus menghadirkan berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama pada periode menjelang hari besar keagamaan ketika harga bahan pokok cenderung mengalami kenaikan.

Ia menambahkan kegiatan penjualan minyak tanah murah tersebut juga akan kembali dilaksanakan pada 16 Maret 2026 di halaman Masjid Agung Al-Falah Nabire agar masyarakat yang belum sempat membeli masih memiliki kesempatan memperoleh minyak tanah dengan harga terjangkau.

Menurut dia, tingginya antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan kebutuhan warga terhadap pasar murah yang menyediakan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional agar pemerintah daerah melaksanakan gerakan pangan murah untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan sekaligus memastikan keterjangkauan harga bagi masyarakat menjelang Idul Fitri,” katanya.

  • gerakan pangan murah
  • stabilitas pangan
  • minyak tanah murah nabire
  • pemkab nabire
  • harga minyak tanah papua

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.