• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Bekali Anak dengan Vaksin ...

Bekali Anak dengan Vaksin Campak sebelum Mudik

Jumat, 13 Mar 2026, 11:46 WIB

JAKARTA – Anak-anak sangat rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk penyakit menular. Itu bisa diminimalkan dengan vaksin dan imunisasi, utamanya sebelum arus mudik. Direktur Rumah Vaksinasi Pusat dr Elsa Hufaidah mengatakan fasilitas vaksin campak gratis penting menjelang libur Lebaran dan musim mudik. Bagusnya, ini mendapatkan respons baik dari warga sebagai upaya untuk menghindari penyakit menular campak ke balita.

“Kan kita mau sebentar lagi hari raya, pasti orang pada mudik ya, dan akan bertemu banyak orang. Untuk penyakit-penyakit menular, ya seperti campak ini juga menjadi perhatian khusus ya, karena memang campak ini sangat menular,” kata Elsa saat ditemui media di klinik Rumah Vaksin, Jakarta, Kamis.

Ket. Foto: perlu vaksin campak — Sumber: ist

Elsa mengatakan mendekati hari raya dipastikan mobilitas akan tinggi dan anak balita akan bertemu banyak orang. Untuk mencegah penularan penyakit campak, Elsa mengimbau para orang tua untuk melengkapi vaksinasi campak dan vaksin lainnya yang dapat dikejar sebelum berangkat mudik.

Ia menjelaskan penyakit campak penularannya melalui udara dari percikan orang yang sakit. Satu pasien campak bisa menulari belasan orang lainnya, terutama balita usia 9 bulan sampai 59 bulan. Dengan vaksinasi anak yang lengkap, setidaknya tidak akan terkena campak yang berat sampai komplikasi pneumonia hingga diare.

“Campak ini bisa mengalami komplikasi yang serius, campak berat itu bisa komplikasinya pada radang paru atau pneumonia, kemudian radang otak, kemudian diare yang terus-menerus. Kalau campak sekadar demam ruam-ruam mungkin tidak terlalu berat, tetapi ketika ada komplikasi, kita akan sayang lihat anak yang sakit seperti itu,” katanya.

Anak yang tidak vaksin campak, saat tertular akan mengalami demam 2-4 hari, keluar ruam, batuk pilek sampai mata merah selama 4 hari, ruam menyebar dari wajah hingga seluruh tubuh dan baru hilang setelah 4 hari. Penularan bisa terjadi 2-10 hari sejak pertama anak berinteraksi dengan lingkungan.

Ia juga meyakinkan para orang tua untuk tidak ragu memvaksin anaknya hanya karena kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang sebenarnya lebih ringan daripada jika terkena penyakitnya. KIPI setelah vaksinasi biasanya demam namun jarang terjadi dan muncul pada hari ke 5 setelah vaksin. Demam setelah vaksin dapat diantisipasi dengan obat penurun panas.

Ia mengingatkan semua anak berisiko campak, jika ditambah dengan gizi buruk, imunitas kurang dan tidak segera melengkapi vaksin maka penularan penyakit campak akan meningkatkan risiko semakin berat.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.