Kapolri dan Panglima TNI Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

Kamis, 12 Mar 2026, 17:20 WIB

JAKARTA - Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, berubah menjadi lautan personel berseragam pada Kamis siang (12/3).

Di bawah komando langsung Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, ribuan personel gabungan menyatukan langkah dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026.

Ket. Foto: Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyematkan pita tanda operasi kepada perwakilan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, dan Polisi Militer (PM) di apel gelar pasukan di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (12/3). — Sumber: ANTARA/Nadia Putri Rahmani

Persiapan besar-besaran ini dilakukan untuk mengawal pergerakan sedikitnya 143,9 juta pemudik di seluruh penjuru Tanah Air. Fokus pengamanan tahun ini tak hanya menyasar pada kelancaran lalu lintas, namun juga kesiapsiagaan menghadapi gangguan keamanan hingga ancaman bencana hidrometeorologi yang membayangi periode Lebaran 1447 Hijriah.

Rangkaian apel dimulai dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, dan Polisi Militer (PM).

Kemudian, rangkaian acara dilanjutkan dengan pemberian sambutan dan amanat oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Sigit dalam sambutannya mengatakan bahwa berdasarkan survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang atau turun sebesar 1,75 persen, yaitu 2,5 juta orang, dibanding tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.

Meski demikian, ia meminta jajaran untuk mengantisipasi apabila terjadi peningkatan pergerakan. Terlebih, terdapat stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik.

Pemimpin Korps Bhayangkara itu pun memberikan sejumlah instruksi kepada jajaran, mulai dari mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) hingga potensi bencana hidrometerologi.

“Keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam pelaksanaan tugas,” ucapnya.

Sementara itu, Agus dalam sambutannya mengatakan bahwa Operasi Ketupat merupakan agenda nasional yang harus didukung dengan kesiapan yang matang melalui sinergisitas dengan kementerian/lembaga.

Ia pun meminta para personel TNI-Polri untuk memahami tugas dan tanggung jawab dan menjaga profesionalisme serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Dengan sinergi, kolaborasi, dan koordinasi yang baik, Operasi Ketupat tahun 2026 dapat dilaksanakan secara optimal,” ucapnya.

Apel pun dilanjutkan dengan pengecekan secara langsung personel dan sarana serta prasarana yang terlibat dalam operasi ini.

Adapun tema yang diusung dalam apel ini adalah “Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 Dalam Rangka Pelayanan Perayaan Idul Fitri 1447 H”.

Apel ini turut dihadiri oleh Menko Polkam Djamari A. Chaniago, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, hingga Forkopimda DKI Jakarta.

  • panglima tni agus subiyanto
  • kapolri listyo sigit
  • mudik lebaran 2026
  • operasi ketupat 2026
  • tni/polri

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.