Saham Asia Rebound Setelah Harga Minyak Mentah Turun Tajam
Selasa, 10 Mar 2026, 09:14 WIBTOKYO - Pasar saham di Korea Selatan dan Jepang naik tajam pada perdagangan awal Selasa (10/3) setelah patokan minyak mentah AS, WTI, turun lebih dari enam persen.
Patokan Korea Selatan, Kospi, pulih lebih dari lima persen, setelah penurunan tajam pada hari sebelumnya.
Indeks Nikkei 225 di Tokyo juga melonjak lebih dari tiga persen, sebelum sedikit turun kembali.
Sekitar pukul 00.30 GMT, West Texas Intermediate (WTI) turun 6,54 persen menjadi $88,57 per barel.
Minyak mentah Brent turun 6,78 persen menjadi $92,25.
Harga telah melonjak pada hari Senin, dengan WTI mencapai setinggi $119,48 dan patokan internasional Brent mencapai $119,50 sebelum turun.
Pasar berbalik arah setelah Presiden AS Donald Trump secara tak terduga mengatakan kepada seorang jurnalis CBS News pada hari Senin bahwa ia menganggap perang sudah terlalu dekat untuk berakhir.
Perkembangan tersebut "cukup untuk memicu harapan akan normalisasi pasokan dan dinamika logistik," kata Chris Weston, seorang analis dari Pepperstone. "Para pedagang bergerak cepat untuk menjual minyak mentah dan volatilitas ekuitas."
Namun, ia memperingatkan bahwa "latar belakang geopolitik tetap berubah-ubah, dan para pedagang harus memperkirakan volatilitas akan tetap menjadi ciri khas lingkungan perdagangan di hari-hari mendatang."
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
DPRD DKI Minta SDA Kawal Ketat Proyek Developer di Meruya yang Sebabkan Banjir
-
Jadwal Lengkap Liga Champions Pekan Ini: Liverpool Hadapi Inter, City Tantang Madrid
-
Bursa Transfer Ditutup: Liverpool Rekrut Jacquet, Palace Datangkan Strand Larsen, Chelsea dan City Ikut Merombak Skuad
-
Waduh! Isi BBM di SPBU Nagan Raya Sampai Antre Mengular, Ternyata "Absurd" Banget Penyebabnya
-
BMKG Prakirakan Hujan Lebat Hingga Sedang Guyur Sejumlah Daerah di Indonesia pada Rabu
-
Akui Hubungannya dengan Arne Slot Tidak Baik-baik Saja, Mo Salah: Saya Tak Seharusnya Diperlakukan seperti Ini
-
India Siap Pimpin BRICS Di Tengah Konflik Kepentingan Global dan Tekanan AS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.