Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangunan Sekolah Rakyat di Panggarangan Lebak Hampir Selesai, 200 Siswa Siap Tempati

📅 Senin, 09 Mar 2026, 05:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bangunan Sekolah Rakyat di Panggarangan Lebak Hampir Selesai, 200 Siswa Siap Tempati Doc: Antara
Ket. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak Lela Gifty Clerita.

Lebak - Gedung Sekolah Rakyat seluas 8,8 hektare di Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak, Banten, mulai dioperasikan Tahun Ajaran 2026/2027 dan saat ini kondisinya sudah mencapai 90 persen.

"Kita memastikan semua peserta didik Sekolah Rakyat menempati gedung baru itu," kata Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Lela Gifty Clerita di Lebak, Ahad (8/3).

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak dikerjakan oleh Kementerian PU tahun 2025 dan kini sudah hampir rampung.

Gedung Sekolah Rakyat itu dilengkapi berbagai fasilitas di antaranya fasilitas ruang belajar, ruang asrama, ruang tidur, ruang makan, ruang dapur juga sarana ibadah serta lapangan olahraga.

"Kami mengapresiasi pembangunan Sekolah Rakyat berjalan lancar sesuai target rencana tahun ini dioperasikan," katanya.

Menurut dia, saat ini peserta didik Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak sebanyak 200 anak yang terdiri dari jenjang SMA sebanyak 100 dan anak kini menggunakan Gedung Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Rangkasbitung.

Sedangkan Sekolah Rakyat untuk jenjang SD dan SMP sebanyak 100 anak di Komplek Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Lebak. "Semua peserta didik Sekolah Rakyat tahun 2026 menempati gedung baru di Panggarangan," katanya.

​​​​​​Ketua Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Wahyu mengatakan, minat warga setempat menjalani pendidikan Sekolah Rakyat di daerah ini cukup tinggi, ditandai banyak orang tua mendaftarkan anaknya sekolah di tempat itu.

Namun, pihaknya melakukan seleksi ketat, mulai validasi serta verifikasi, sehingga benar-benar anak dari keluarga Desil 1 dan 2. Selain itu juga tidak terlibat judi daring, tidak memiliki pinjaman di bank dan tidak memiliki kendaraan.

"Kami tahun ajaran baru mulai peserta didik jenjang SD, SMP dan SMA dengan menerima 200 siswa dari keluarga Desil 1 dan 2 agar ke depannya bisa menghapus mata rantai kemiskinan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.