Warga Depok Diminta Melaporkan Bila Ada Kasus Penyakit Campak agar Cepat Ditangani

Minggu, 08 Mar 2026, 13:32 WIB

DEPOK – Laporan warga menjadi salah satu cara cepat mengatasi berbagai penyakit, termasuk campak. Maka, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Jawa Barat, melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan penyakit campak di Kota Depok.

Kepala Dinkes Kota Depok Devi Maryori mengatakan di Depok, Minggu mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan perkembangan kasus campak melalui sistem pelaporan kesehatan yang terintegrasi.

“Kami secara rutin melakukan pemantauan, verifikasi, serta analisis penyakit campak melalui aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) dan laporan rutin surveilans,” ujarnya.

Devi menambahkan, pihaknya juga mengimbau seluruh fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, klinik, bidan praktik mandiri, serta praktik dokter perseorangan untuk aktif melakukan penemuan, pencatatan, pelaporan, dan penatalaksanaan kasus campak secara tepat.

Tidak hanya itu, lanjut Devi, upaya lain dilakukan melalui kegiatan sosialisasi kepada fasilitas kesehatan terkait pencatatan dan pelaporan kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).

Dikatakan Devi, Dinkes Kota Depok juga gencar melakukan promosi kesehatan kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan penularan penyakit campak.  “Edukasi kepada masyarakat juga dilakukan melalui publikasi promosi kesehatan tentang campak di media sosial dan videotron agar menjangkau lebih banyak warga," ujarnya.

Devi menjelaskan masyarakat perlu mengenali gejala campak sejak dini agar dapat segera memperoleh penanganan yang tepat. Adapun gejala awal biasanya ditandai dengan demam tinggi yang dapat mencapai suhu hingga 40 derajat Celsius.

“Setelah itu akan muncul ruam kemerahan yang biasanya dimulai dari wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh,” jelasnya.  Selain demam dan ruam, penderita campak juga kerap mengalami batuk kering disertai pilek.

"Dengan meningkatnya laporan kasus di beberapa daerah, kewaspadaan masyarakat menjadi hal penting untuk mencegah terjadinya penularan yang lebih luas, khususnya di lingkungan keluarga, sekolah, maupun tempat umum," ujarnya.

Devi menjelaskan sedangkan di Kota Depok sendiri jumlah kasus suspek campak pada tahun 2025 tercatat sebanyak 1.365 kasus. Dari jumlah tersebut sebanyak 144 kasus telah terkonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium.

Menurut Devi, masyarakat perlu mewaspadai penyakit campak karena penularannya sangat mudah terjadi, terutama pada anak-anak. Campak merupakan penyakit yang sangat menular yang disebabkan oleh Morbilivirus. "Penularannya dapat terjadi melalui percikan air liur saat penderita batuk, bersin, atau berbicara,” ucapnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.