- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Menolak Bantuan Ingg...
Trump Menolak Bantuan Inggris untuk Memenangkan Perang Melawan Iran
Minggu, 08 Mar 2026, 20:00 WIBLONDON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Sabtu (7/3), mengatakan bahwa Inggris sedang "mempertimbangkan dengan serius" untuk mengirim dua kapal induk ke Timur Tengah, tetapi menambahkan bahwa AS tidak membutuhkannya untuk memenangkan perang dengan Iran , dalam bentrokan terbaru antara sekutu militer tersebut.
Trump telah berulang kali mengkritik Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, dan pekan ini menyatakan bahwa Starmer telah membantu "merusak" hubungan erat historis kedua negara setelah London memblokir penggunaan awal pangkalan Inggris oleh AS untuk menyerang Iran.
Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump mengatakan dia "akan mengingat" kurangnya dukungan Inggris selama konflik dengan Iran.
"Inggris Raya, yang dulunya Sekutu Hebat kita, mungkin yang Terhebat dari semuanya, akhirnya mempertimbangkan dengan serius untuk mengirim dua kapal induk ke Timur Tengah," kata Trump.
"Tidak apa-apa, Perdana Menteri Starmer, kita tidak membutuhkan mereka lagi - Tapi kita akan mengingatnya. Kita tidak membutuhkan orang-orang yang bergabung dalam perang setelah kita menang!"
Unggahan di media sosial ini muncul setelah Kementerian Pertahanan Inggris pada hari Sabtu mengatakan bahwa mereka sedang mempersiapkan kapal induk Prince of Wales untuk kemungkinan pengerahan.
Namun, belum ada keputusan akhir mengenai apakah kapal induk tersebut akan dikerahkan ke Timur Tengah, kata seorang pejabat Inggris.
Starmer membela keputusannya untuk tidak mengizinkan pasukan AS menggunakan pangkalan Inggris untuk mendukung serangan awal terhadap Iran, dengan mengatakan bahwa ia perlu memastikan bahwa setiap tindakan militer itu sah dan direncanakan dengan baik.
Ia kemudian memberikan izin kepada pasukan AS untuk menggunakan pangkalan-pangkalan Inggris untuk apa yang disebutnya sebagai serangan defensif terhadap rudal-rudal Iran yang berada di depot penyimpanan atau peluncur.
Awal tahun ini, Starmer mengkritik keinginan Trump untuk membeli Greenland dan mengatakan bahwa komentarnya mengenai pasukan Eropa yang menghindari pertempuran garis depan dalam perang di Afghanistan adalah "terus terang mengerikan". SB/CNA
- Konflik AS-Iran
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Jenazah Awak Kapal Thailand Ditemukan Dekat Selat Hormuz
-
Berhasil Diselamatkan, Kopilot Jet AS Dilarikan dari Iran ke Kuwait untuk Perawatan
-
Krisis Energi Global: IEA Sebut Dampaknya Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970-an
-
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak di Bakauheni, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan H+7
-
Demi Keselamatan Pejalan Kaki, Pemprov DKI Bangun 5 Titik Zebra Cross di Tebet
-
Lebaran Anak Yatim, Tradisi Berbagi Kebahagiaan Masyarakat Lataling Simeulue
-
Menkeu Jamin Anggaran Negara Aman meski Pemerintah Lakukan Efisiensi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.