Kapolri: Persatuan Bangsa Jadi Kunci Hadapi Tantangan Global

Sabtu, 07 Mar 2026, 22:05 WIB

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat silaturahmi dalam menghadapi situasi global yang tengah bergejolak.

Hal tersebut disampaikan Kapolri saat kegiatan Safari Ramadhan di Markas Kepolisian Daerah Polda Sumatera Selatan, Palembang, Sabtu.

Ket. Foto: Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat kegiatan Safari Ramadhan di Markas Kepolisian Daerah Polda Sumatera Selatan, Palembang, Sabtu (7/3). — Sumber: Antara Foto

Kapolri mengatakan saat ini situasi global sedang tidak baik, terutama akibat konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah, yang memicu ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi banyak negara karena dapat berdampak pada stabilitas global.

Salah satu dampak yang mulai terasa adalah meningkatnya harga minyak dunia. Hal ini dipicu oleh gangguan terhadap jalur distribusi energi, termasuk serangan yang terjadi di wilayah Selat Hormuz yang menjadi jalur utama kapal pengangkut minyak dunia.

Pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas nasional di tengah situasi global yang tidak menentu tersebut.

Saat ini Presiden Prabowo Subianto juga telah mengumpulkan berbagai tokoh nasional, ulama, serta para pemangku kepentingan untuk berdiskusi dan merumuskan langkah yang perlu diambil menghadapi kondisi tersebut.

Selain itu, pemerintah juga terus melakukan upaya diplomatik dengan sejumlah negara untuk mendorong penyelesaian konflik di Timur Tengah.

Maka dari itu, seluruh elemen bangsa, mulai dari TNI, Polri, ulama hingga masyarakat harus bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.

“Kita harus solid menghadapi situasi ini. TNI, Polri, ulama, dan seluruh masyarakat harus bersatu sehingga kita berada dalam satu barisan yang sama,” katanya.

Sigit juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang dapat memperburuk keadaan atau memecah belah persatuan.

Indonesia telah memiliki pengalaman menghadapi berbagai krisis, termasuk saat pandemi COVID-19, di mana perekonomian nasional mampu pulih dengan cepat dan mencatatkan pertumbuhan yang baik di antara negara-negara G20.

"Tentunya, harapan kita semua dengan situasi saat ini masyarakat jangan mudah terpancing Isu isu yang dapat memperburuk keadaan dan memecahkan belah persatuan. Hal ini harus terus kita jaga," kata dia.

  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

Koperasi Harus Bangkit! Fokus Kembangkan Bisnis Jadi Kunci Kemajuan

Jember Pecahkan Rekor MURI Lagi! 867 Ancak dan Gunungan Suwar-Suwir Jadi Sorotan

Film "Oki & Nirmala", bawa Kembali Kenangan Pembaca Majalah Bobo ke Negeri Dongeng

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

Malang Resmi Jadi Kota Kreatif! Menteri Ekraf Beri Syarat Penting: Wajib Buka Lapangan Kerja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.