Wali Kota Makassar Dampingi Wamen PKP Tinjau Kawasan Kumuh di Tallo
Jumat, 06 Mar 2026, 20:43 WIBMAKASSAR Â - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendampingi Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah meninjau permukiman padat di Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, guna memetakan penataan hunian layak bagi warga.
"Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda pemantauan kondisi kawasan yang tergolong kumuh dan membutuhkan penanganan serius dalam program penataan permukiman perkotaan," ujarnya di Makassar, Jumat (6/3).
Munafri Arifuddin, bersama Fahri Hamzah menyusuri lorong-lorong permukiman warga yang berada tidak jauh dari Pasar Tradisional Pannampu.
Di lokasi itu, keduanya melihat langsung kondisi rumah-rumah warga yang berdempetan dengan akses jalan sempit, serta lingkungan yang dihuni oleh masyarakat dengan kepadatan tinggi.
Beberapa bangunan bahkan berdiri sangat dekat satu sama lain, memperlihatkan tantangan besar dalam penataan kawasan, mulai dari persoalan sanitasi, drainase, hingga kualitas hunian yang layak.
Selain memantau kondisi fisik lingkungan, rombongan juga berdialog dengan sejumlah warga setempat untuk mendengar langsung kondisi kehidupan mereka di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Makassar, Mahyuddin, yang turut mendampingi dalam kegiatan itu menjelaskan, Pemerintah Kota Makassar mengusulkan program penataan kawasan melalui pembangunan hunian vertikal dengan dukungan dari pemerintah pusat.
"Hari ini, pak Wamen PKP mengunjungi salah satu kawasan kumuh di Kecamatan Tallo untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Kita juga mengusulkan pembangunan hunian vertikal di kawasan sekitar pasar tersebut dengan dukungan dari pemerintah pusat," ujar Mahyuddin.
Ia menjelaskan, pembangunan hunian vertikal dinilai menjadi salah satu solusi untuk menata kawasan permukiman padat, sekaligus meningkatkan kualitas hunian masyarakat yang selama ini tinggal di lingkungan dengan keterbatasan lahan.
Dengan konsep hunian vertikal, penataan kawasan diharapkan dapat lebih tertata, sekaligus menyediakan tempat tinggal yang lebih layak bagi warga.
Pemerintah Kota Makassar juga berharap sinergi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dapat mempercepat penanganan kawasan kumuh di wilayah tersebut, sehingga program penataan permukiman dapat segera direalisasikan.
"Kunjungan lapangan ini, kita harapkan menjadi langkah memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan penanganan kawasan kumuh di Kota Makassar," harapnya.
- Wali Kota Makassar
- Kawasan Kumuh
- Tinjau
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Pascabencana, Pertamina Gelar Operasi Pasar Lebih Dari 20 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Aceh
-
Kasus 2,3 Kg Heroin di Bea Cukai Soetta Ungkap Jejak Dewi Astutik, Buron Interpol Jaringan Fredy Pratama
-
Militer Kolombia Berduka, 66 Personel Tewas dalam Jatuhnya Pesawat Hercules
-
6 Wakil Berlaga di Syed Modi International
-
49.209 KK di Makassar Nikmati Iuran Sampah Gratis, Program Unggulan Wali Kota Makassar
-
Kasus Korupsi Flyover Riau, KPK Jadwalkan Pemeriksaan Sofiah Balfas
-
Gubernur Pramono Ajak Warga "Mudik ke Jakarta", Hadirkan Promo Tiket Wisata hingga Hotel di Ibu Kota
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.