Thunder Redam Kebangkitan Knicks

Jumat, 06 Mar 2026, 02:02 WIB

LOS ANGELES - Pemain bola basket asal Amerika Serikat, Shai Gilgeous-Alexander, sekali lagi menunjukkan kelasnya. Bintang Oklahoma City Thunder itu mencetak tembakan tiga angka krusial pada detik-detik akhir untuk memastikan kemenangan ketat 103-100 atas New York Knicks, Kamis (5/3).

Kemenangan tersebut mempertegas dominasi peraih Most Valuable Player NBA bertahan di Madison Square Garden. Catatan pribadinya melawan Knicks di arena legendaris itu kini sempurna, 7-0. Secara tim, hasil ini menjadi kemenangan keempat beruntun Thunder sekaligus memperlebar jarak di puncak Wilayah Barat.

Ket. Foto: laga nba selalu seru — Sumber: ist

“Kami berhasil mengembalikan ritme di kuarter keempat dan memberi peluang,” ujar Gilgeous-Alexander, yang menuntaskan laga dengan 26 poin dan delapan assist. “Di momen akhir, Anda harus menemukan cara. Saya membuat permainan penting, rekan-rekan juga. Pada akhirnya, kami pulang dengan kemenangan,” ujar Shai.

Thunder sejatinya memimpin hampir sepanjang laga. Chet Holmgren tampil sebagai pencetak angka terbanyak dengan 28 poin, termasuk 22 angka impresif pada paruh pertama. Pertahanan disiplin Oklahoma City membuat Knicks hanya mampu mengoleksi 40 poin di dua kuarter awal.

Bintang tuan rumah, Jalen Brunson, nyaris tak berkutik sebelum jeda. Ia hanya mencetak dua poin akibat kawalan ketat. Namun selepas turun minum, Knicks bangkit. Mereka menggila dengan tambahan 40 poin hanya pada kuarter ketiga. Tripoin Brunson menyamakan kedudukan dan menghidupkan atmosfer arena.

Knicks bahkan sempat membawa keunggulan tipis memasuki fase akhir. Namun ketenangan Gilgeous-Alexander dan Holmgren membalikkan keadaan. Kurang dari semenit tersisa, step-back jump shot Gilgeous-Alexander membuka jarak tujuh poin. Brunson memperkecil selisih menjadi tiga, tetapi enam detik menjelang buzzer, upaya tripoin penyeimbangnya meleset tipis.

“Selalu menyenangkan meraih kemenangan. Tidak ada tempat yang lebih baik selain Mecca,” kata Holmgren merujuk julukan Madison Square Garden. Hasil ini membuat Thunder, juara bertahan, memimpin liga dengan rekor 49-15, unggul tiga setengah gim atas San Antonio Spurs. Fokus kini tertuju pada playoff.

“Kami harus tetap sehat karena akan membutuhkan semua orang dalam perjalanan playoff ini,” ujar Gilgeous-Alexander. “Kami harus tetap bersama dan menjadi tim seperti satu setengah tahun terakhir,” tambahnya.

Di Wilayah Timur, Knicks tetap di peringkat ketiga. Mereka tak kehilangan posisi karena Boston Celtics takluk 89-118 dari Charlotte Hornets yang tengah panas. Rookie Hornets, Kon Knueppel, menyumbang 20 poin, sementara 29 poin Derrick White tak cukup menyelamatkan Celtics.

Bagi Charlotte, kemenangan tersebut menjadi yang keenam beruntun dengan selisih minimal 15 poin. Hasil ini menyamai rekor terpanjang kedua dalam sejarah NBA untuk kategori tersebut. 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.