Cari Destinasi Ramah Muslim, Jelajah Hong Kong Kini Lebih Nyaman

Jumat, 06 Mar 2026, 13:38 WIB

JAKARTA - Sebagai salah satu negara destinasi wisata terpopuler di Asia, Hong Kong secara konsisten terus meningkatkan pelayanan kepada wisatawan mancanegara, terutama bagi wisatawan Muslim. Berbagai inisiatif dilakukan untuk memperkuat Hong Kong sebagai destinasi ramah Muslim terkemuka di Asia.

Upaya ini mendapatkan apresiasi secara global. Berdasarkan Global Muslim Travel Index (GMTI) 2025, Hong Kong berhasil menempati peringkat ketiga sebagai destinasi ramah Muslim terbaik di antara negara-negara non-OIC (Organisasi Kerja Sama Islam). Selain itu, Hong Kong juga dinobatkan sebagai The Most Promising Muslim-Friendly Destination di tahun 2025 silam di Halal in Travel Awards 2025 oleh CrescentRating. 

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Istimewa

“Hong Kong terus berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang inklusif bagi semua wisatawan. Dengan semakin berkembangnya fasilitas ramah Muslim, kami ingin memastikan wisatawan Indonesia dapat berlibur dengan nyaman, termasuk dalam menjalankan kebutuhan ibadah dan kuliner halal,” ungkap perwakilan Hong Kong Tourism Board di Jakarta, kemarin.
 
Rekanan Travel Agen tersebut akan memberikan penawaran menarik untuk perjalanan ke Hong Kong, termasuk potongan harga beberapa paket wisata keliling Hong Kong, berbagai macam tiket atraksi serta beragam aktivitas sepanjang tahun.

Penawaran ekslusif tersebut juga dapat diakses melalui website dan media sosial masing-masing agen perjalanan. Wisatawan nantinya akan didampingi langsung oleh tim profesional yang memiliki pemahaman mendalam terkait pariwisata Hong Kong sehingga dapat memberikan referensi akan tempat wisata, akomodasi, kuliner, dan atraksi wisata yang pasti akan cocok dengan kebutuhannya.



Para pemangku kepentingan pariwisata Hong Kong juga secara aktif meningkatkan kapasitas pelayanan dengan melakukan berbagai pelatihan untuk melayani wisatawan Muslim lebih baik kedepannya. Upaya ini mencakup memastikan kenyamanan wisatawan, memberikan pelayanan dengan rasa hormat, dan tentunya meningkatkan pemahaman akan lintas budaya.

Konsep ini tidak berarti akan merubah objek wisata menjadi tempat religi, melainkan lebih kepada memberikan kenyamanan bagi umat Muslim untuk tetap dapat menjalankan ibadah pada saat berlibur. 

Pada momen Ramadan kali ini, Hong Kong mengundang wisatawan Muslim untuk menikmati pengalaman liburan yang pastinya kaya akan nilai spiritual dan budaya, di mana nuansa modern bertemu dengan kearifan lokal ramah Muslim.

Seiring dengan meningkatnya tren berlibur saat Ramadan, Hong Kong juga memposisikan dirinya sebagai destinasi ideal bagi pengunjung Muslim yang mencari kenyamanan, kemudahan, dan pengalaman bermakna selama bulan suci.

Wisatawan Muslim dapat dengan nyaman menjelajahi Hong Kong pada saat waktu berbuka puasa dengan menikmati hidangan halal di sejumlah restoran bersertifikasi yang terus bertambah di seluruh kota.  Sertifikasi halal ini juga diawasi oleh the Incorporated Trustees of the Islamic Community Fund of Hong Kong, badan resmi yang mewakili dan mengelola kepentingan komunitas Muslim di Hong Kong.

Sejumlah pusat perbelanjaan di berbagai wilayah Hong Kong juga memperpanjang jam operasional selama musim ramai, sehingga wisatawan dapat bersantai menikmati waktu tanpa terburu-buru.
Sebagai destinasi dengan fasilitas ramah Muslim yang semakin lengkap, Hong Kong memiliki beberapa masjid bersejarah, termasuk Kowloon Mosque & Islamic Centre, masjid terbesar di Hong Kong yang ikonik dan terletak di pusat kota.

Terdapat juga fasilitas area salat yang tersedia di beberapa titik transportasi utama seperti Hong Kong International Airport dan di beberapa pusat perbelanjaan dan tempat wisata. Fasilitas tersebut memastikan wisatawan Muslim dapat dengan nyaman melaksanakan salat sambil menjelajahi kota.

Sebagai gerbang internasional tempat Timur bertemu Barat, Hong Kong juga telah membuat kemajuan signifikan dalam memenuhi kebutuhan pengunjung Muslim dari seluruh dunia.

Dari pasar jalanan yang ramai hingga distrik pusat perbelanjaan, Hong Kong menawarkan lingkungan yang aman dan ramah keluarga di mana wisatawan Muslim dapat menikmati beragam pengalaman.

Berbagai informasi tentang wisata ramah muslim di Hong Kong ini terangkum dalam buklet Jelajah Hong Kong, yang juga dibagikan di booth Hong Kong saat ASTINDO Muslim Friendly Travel Fair bertempat di Kota Kasablanka, 14-16 November 2025 lalu.

Dan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Hong Kong, Hong Kong Tourism Board berkolaborasi dengan ASTINDO (Asosiasi Travel Agen Indonesia) pada periode 6 Maret hingga 6 Mei 2026.  Kolaborasi ini menggandeng 5 (lima) Travel Agen pilihannya, yakni Antavaya, Avia Tour, Bayu Buana, Dwidaya dan Panorama Tour untuk melakukan promosi masif bertajuk Hong Kong, Destinasi Ramah Muslim.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.