Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kereta Ekonomi Jadi Pilihan Utama Pemudik Lebaran 2026, Ternyata Ini Faktor Penyebabnya?

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 17:48 WIB | Oleh:
Kereta Ekonomi Jadi Pilihan Utama Pemudik Lebaran 2026, Ternyata Ini Faktor Penyebabnya? Doc: ANTARA/HO-PT KAI Daop 1 Jakarta
Ket. Ilustrasi penumpang kereta api jarak jauh. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat kereta api kelas ekonomi menjadi pilihan utama masyarakat dengan penjualan mencapai 378.324 tiket, sementara kelas eksekutif tercatat sebanyak 211.566 tiket pada masa angkutan Lebaran 2026.

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat kereta api kelas ekonomi menjadi pilihan utama masyarakat pada masa angkutan Lebaran 2026 dengan penjualan tiket mencapai 378.324 tiket, sementara kelas eksekutif sebanyak 211.566 tiket.

Manager Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, kereta api ekonomi menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat, terutama bagi mereka yang melakukan perjalanan jarak jauh dengan biaya yang efisien.

“Kereta api ekonomi masih menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan tarif yang terjangkau dengan tingkat keamanan dan kenyamanan perjalanan yang terus kami jaga," kata dia di Jakarta, Kamis (5/3).

Franoto juga menjelaskan, pada kategori kereta api ekonomi bersubsidi (Public Service Obligation/ PSO), tingkat okupansi tercatat mencapai 93 persen, dengan 74.055 tiket telah terjual.

Beberapa kereta api ekonomi PSO yang menjadi favorit masyarakat dan berangkat dari Stasiun Pasar Senen antara lain KA Bengawan dengan tarif sekitar 74.000 rupiah, KA Airlangga dengan tarif sekitar 104.000 rupiah, KA Serayu dengan tarif sekitar 67.000 rupiah dan KA Cikuray dengan tarif 45.000 rupiah.

Hingga saat ini masih tersedia sekitar 7.000 tempat duduk untuk periode keberangkatan 23 Maret hingga 1 April 2026.

Sementara itu, pada kereta api ekonomi komersial tercatat tiket telah dipesan dengan tingkat okupansi sekitar 67 persen dari total kapasitas yang tersedia.

Angka ini diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan adanya program stimulus ekonomi dari pemerintah berupa potongan tarif hingga 30 persen untuk kereta api ekonomi komersial yang berlaku pada periode keberangkatan 14 Maret hingga 29 Maret 2026.

Pada periode 14 Maret hingga 29 Maret 2026, masih tersedia sekitar 85.726 tempat duduk. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.