BBPOM Manado Memastikan Takjil Bebas Bahan Kimia Berbahaya
Rabu, 04 Mar 2026, 23:57 WIBManado - Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Manado, Sulawesi Utara, Hermanto memastikan takjil yang dijual saat bulan puasa bebas bahan kimia berbahaya.
"Hasil uji 89 sampel takjil tidak mengandung bahan kimia berbahaya," katanya di Manado, Rabu.
Hermanto mengatakan, bahan berbahaya yang sering disalahgunakan yaitu formalin, boraks, methanyl yellow, dan rhodamin B.
"Kami melakukan intensifikasi pengawasan pangan olahan dalam rangka bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri," katanya.
Sampel-sampel yang diuji diambil dari sejumlah titik penjualan takjil di Kota Manado seperti di Malalayang, Bahu, Angkatan Udara (Mapanget), Tuminting, serta sekitar Mesjid Raya Ahmad Yani.
"Intensifikasi pengawasan yang kami lakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Manado, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, serta dua orang dari Saka POM SMA 7 Manado," katanya menambahkan.
"Sampel-sampel pangan olahan yang kami ambil selanjutnya diuji di mobil laboratorium keliling," ujarnya menambahkan.
Menurut Hermanto, intensifikasi pengawasan yang dilakukan bersama pihak terkait tersebut untuk memastikan makanan berbuka puasa yang dikonsumsi masyarakat aman, sehat, serta bebas bahan kimia berbahaya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
ASDP Terapkan Tiket Manual Dukung Mobilitas Saat Bencana di Aceh
-
Uji Sampel Makanan Takjil Ramadhan PKL di Kota Madiun
-
BBPOM DKI Minta Warga untuk Mewaspadai Takjil dengan Warna Mencolok
-
Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh
-
John Korir dan Joyciline Jepkosgei Ukir Rekor di Maraton Valencia
-
RUU Transportasi Online Masuk Prolegnas 2026 Menata Mobilitas Digital, Membangun Arah Baru Transportasi Indonesia
-
Pengawasan Takjil untuk Mencegah Bahan Pangan yang Berbahaya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.