Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNGR: Pendakian Gunung Rinjani Dibuka 1 April 2026

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 12:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
TNGR: Pendakian Gunung Rinjani Dibuka 1 April 2026 Doc: ANTARA
Ket. Gunung Rinjani Lombok Nusa Tenggara Barat di Mataram, Selasa (3/3/2026).

MATARAM – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyatakan pendakian di kawasan Gunung Rinjani Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) dibuka mulai 1 April 2026 setelah sebelumnya ditutup untuk peningkatan ekosistem kawasan pada musim hujan.

"Jalur pendakian Gunung Rinjani dibuka kembali pada 1 April 2026," kata Kepala Balai TNGR NTB, Budhy Kurniawan, di Mataram, NTB, Selasa (03/3).

Ia mengatakan untuk konservasi dan pendakian berkelanjutan dimulai dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani melalui Ajang Rinjani Begawe 2026 yang akan berlangsung 28 Maret 2026 di Teras Udayana, Kota Mataram.

"Kegiatan ini menjadi penanda resmi pembukaan jalur pendakian Gunung Rinjani sekaligus peluncuran berbagai program strategis berbasis kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat," katanya.

Adapun agenda utama yang akan diluncurkan dalam kegiatan tersebut di antaranya program Rinjani 7, Kalender Event Rinjani, Putri Rinjani, deklarasi kerjasama dengan Universitas Mataram, penyerahan SK persetujuan penggunaan air non-komersial.

"Kegiatan in sebagai wujud sinergi pengembangan ekowisata berkelanjutan," katanya.

Rinjani Begawe bukan sekadar seremoni, kegiatan tersebut adalah ruang kolaborasi untuk memperkuat konservasi dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Serta memastikan pendakian yang aman, nyaman dan bertanggung jawab," katanya.

Pada masa penutupan jalur pendakian tersebut, Balai TNGR juga melakukan survei lokasi jalur pendakian di kawasan dalam rangka peningkatan dan pembangunan sarana maupun prasarana pendakian.

"Ini salah satu upaya untuk peningkatan keselamatan jalur pendakian di kawasan Gunung Rinjani," katanya.

Ia mengatakan adapun lokasi jalur pendakian yang disurvei di antaranya jalur pendakian Aik Berik, Timbanuh dan Tetebatu.

Selain itu, dilakukan survei perencanaan pembangunan sarana pengaman di jalur pendakian Sembalun, Torean dan Senaru.

Kegiatan ini meliputi penentuan titik lokasi pembangunan shelter, pemasangan railing, perbaikan dan penataan jalur, hingga menelusuri sumber mata air, karena air adalah nadi kehidupan di ketinggian terutama di Plawangan Sembalun.

"Kemudian hasil survei tim akan menjadi pedoman utama dalam peningkatan dan pembangunan sarana serta prasarana pendakian," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Polsek Pasar Minggu Kenalka...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.