Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Sumut Sediakan 70 Ton Daging Beku untuk GPM pada Ramadan 1447 H

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 08:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog Sumut Sediakan 70 Ton Daging Beku untuk GPM pada Ramadan 1447 H Doc: ANTARA
Ket. Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto memberikan keterangan di Medan, Sumut.

MEDAN – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyediakan sekitar 70 ton daging kerbau beku untuk Gerakan Pangan Murah (GPM) di wilayah tersebut guna menjaga stabilitas harga pangan pada Ramadan 1447 Hijriah.

"Kami memiliki stok daging kerbau beku sekitar 70 ton di gudang. Pada pekan ini dimungkinkan siap didistribusikan dalam kegiatan GPM," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto di Medan, Selasa (03/3).

Budi melanjutkan penyaluran daging kerbau beku tersebut dilakukan melalui kegiatan GPM yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Ia mengatakan dalam kegiatan GPM tersebut, selain daging kerbau beku, juga disalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng merek MinyaKita.

"Untuk harga daging beku tersebut masih dalam pembahasan dengan Pemerintah Provinsi Sumut karena terdapat subsidi. Harganya kemungkinan lebih rendah dari harga pasar," ucapnya.

Menurut dia, dengan adanya subsidi tersebut, harga daging kerbau beku diperkirakan berkisar Rp125 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram.

"Pendistribusian ditargetkan dimulai pada pekan ini dalam rangka kegiatan GPM selama bulan suci Ramadan," ucapnya.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri dan Tertib Niaga Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Utara Charles T.H. Situmorang mengatakan pelaksanaan GPM direncanakan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.

"Komoditas yang dijual antara lain daging ayam, gula pasir, beras, MinyaKita, sebagai upaya stabilisasi harga agar masyarakat nyaman dalam berpuasa dan menyambut Lebaran 2026," ujarnya.

Selain itu, ia menambahkan, pihaknya juga menurunkan tim untuk memantau harga bahan pokok tetap stabil di pasar maupun di tingkat produsen.

"Kami juga memantau kualitas produk tersebut, baik terkait masa kedaluwarsa maupun kehalalan yang bekerja sama dengan BPOM dan instansi terkait," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.