Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI Provinsi Jawa Tengah Sediakan 251 Lokasi Penukaran Uang Baru

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 08:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
BI Provinsi Jawa Tengah Sediakan 251 Lokasi Penukaran Uang Baru Doc: ANTARA
Ket. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah M. Noor Nugroho.

SEMARANG (03/3) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah (Jateng) bersama perbankan menyediakan sebanyak 251 lokasi penukaran uang baru yang tersebar di wilayah Semarang, Purwokerto, Tegal, dan Solo guna memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Lebaran 2026. 

Kepala Perwakilan BI Jateng, M Noor Nugroho, di Semarang, Senin (02/3), mengatakan kesiapan uang kartal menjadi langkah penting dalam menjaga kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

"Kami menyiapkan Rp26,32 triliun uang layak edar agar kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri terpenuhi dengan baik. Sinergi dengan perbankan sangat penting agar distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran," katanya.

Menurut dia, uang layak edar tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk pengisian ATM serta layanan penukaran uang baru bagi masyarakat.

Seluruh layanan penukaran uang tersebut dikemas dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2026 dengan tema "Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah".

Ia menjelaskan bahwa program tersebut tidak hanya menyediakan layanan penukaran, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya merawat uang Rupiah.

Layanan penukaran berlangsung mulai 18 Februari hingga 13 Maret 2026 di loket bank umum dan lokasi strategis yang telah ditentukan.

Namun, ia mengatakan masyarakat wajib melakukan pemesanan lebih dahulu melalui aplikasi berbasis web Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (Pintar) di laman pintar.bi.go.id.

Untuk wilayah Pulau Jawa, pemesanan tahap pertama dibuka pada 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB hingga kuota terpenuhi. Tahap kedua dijadwalkan pada minggu keempat Februari 2026.

Menurut dia, penggunaan aplikasi PINTAR membantu mengurangi antrean panjang di lokasi penukaran.

"Dengan sistem pemesanan digital, masyarakat bisa memilih lokasi dan jadwal penukaran. Ini membuat proses lebih tertib, nyaman, dan distribusi uang lebih merata," katanya.

Dalam program Serambi 2026, setiap paket penukaran senilai Rp5.300.000 terdiri dari berbagai pecahan, mulai dari Rp50.000 hingga Rp1.000.

Skema tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang biasanya memerlukan pecahan kecil saat berbagi "angpao" pada momentum Lebaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.