Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Basarnas: Nelayan Lansia Asal Kalsel Selamat Setelah Hilang Enam Hari

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 16:00 WIB | Oleh:
Basarnas: Nelayan Lansia Asal Kalsel Selamat Setelah Hilang Enam Hari Doc: ANTARA/HO-Kantor SAR Banjarmasin
Ket. Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian nelayan lansia asal Kalimantan Selatan (Kalsel) yang hilang enam hari di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

BANJAR MASIN -- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melaporkan nelayan lanjut usia (lansia) asal Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), bernama Ridwan (71), ditemukan dalam keadaan selamat di Sulawesi Barat, setelah hilang selama enam hari di perairan Pulau Sebuku Kotabaru.

Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana di Banjarmasin, Kalsel, Senin, mengatakan korban ditemukan di wilayah Kabupaten Majene Sulbar setelah terombang-ambing di perairan Selat Makassar sejak dilaporkan hilang pada 24 Februari 2026.

“Korban ditemukan dalam keadaan selamat. Dengan demikian operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kami tutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” ujar Putu selaku SAR Mission Coordinator (SMC).

Ia menjelaskan tim SAR gabungan sebelumnya menyisir area sekitar 20 mil laut menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dan sejumlah peralatan pendukung lainnya.

Berdasarkan informasi terakhir, keberadaan korban diterima pada pukul 15.40 WITA tadi setelah pihak keluarga mendapat kabar bahwa Ridwan, yang akrab disapa Papa Ombo, diselamatkan oleh nelayan di perairan Selat Makassar.

Korban bersama kapalnya kemudian ditarik menuju Pamboang, Pelabuhan Palipi, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Proses pemulangan korban ke Kalsel kini tengah dikoordinasikan oleh pihak keluarga.

Putu mengapresiasi peran aktif nelayan yang menemukan korban serta dukungan masyarakat selama proses pencarian, sehingga koordinasi lintas wilayah dapat berjalan cepat dan efektif.

Operasi SAR tersebut melibatkan Pos SAR Kotabaru, Pos TNI AL Sekapung, Satpolair Polres Kotabaru, serta nelayan dan masyarakat setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.